Sampai Mana Berkas Perkara Dokter yang Diduga Perkosa Gadis 15 Tahun?

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kamis, 13 Feb 2020 16:34 WIB
Berkas perkara dokter spesialis kebidanan dan kandungan dr Andaryono (58) yang diduga memerkosa gadis 15 tahun di Mojokerto telah dilimpahkan ke Kejaksaan. Namun sampai hari ini, berkas perkara tersebut belum lengkap.
dr Andaryono di Polres Mojokerto/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto -

Berkas perkara dokter spesialis kebidanan dan kandungan dr Andaryono (58) yang diduga memerkosa gadis 15 tahun di Mojokerto telah dilimpahkan ke Kejaksaan. Namun sampai hari ini, berkas perkara tersebut belum lengkap.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Dewa Putu Prima mengatakan, berkas penyidikan kasus ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto pada 24 Januari 2020. Sampai hari ini, ia belum menerima kabar terkait berkas penyidikan kasus tersebut.

"Berkas penyidikan sudah kami limpahkan ke Kejaksaan, tapi belum ada kabar P21 (berkas penyidikan dinyatakan lengkap)," kata Dewa kepada detikcom, Kamis (13/2/2020).

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto Arie Boer membenarkan, berkas dr Andaryono telah dia terima dari penyidik Satreskrim Polres Mojokerto. "Ada penyidikan dari Polres Mojokerto dengan tersangka dr Andaryono disangka melanggar pasal mengenai persetubuhan. SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) dan berkas perkara sudah masuk," terangnya.


Ia mengaku telah melakukan gelar perkara bersama penyidik terkait kasus yang menjerat dr Andaryono. Saat ini berkas perkara tersebut sedang diteliti oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Jaksa yang ditunjuk dalam perkara ini yaitu Ivan Yoko, Afifah dan Kusuma.

"Dalam perkara ini kami harus konsen bener-bener. Setelah kami punya sikap apakah lengkap atau tidak, akan kami kasih petunjuk penyidiknya," ujarnya.

Arie menyebut terdapat kekurangan alat bukti dalam berkas perkara dr Andaryono. Hanya saja pihaknya enggan menyampaikan apa saja kekurangan yang harus dilengkapi oleh penyidik. Di samping itu, surat P19 atau pemberitahuan bahwa berkas perkara belum lengkap juga belum dilayangkan ke penyidik.

Selanjutnya
Halaman
1 2