Polisi Imbau Santri Tak Halangi Jemput Paksa Anak Kiai Diduga Cabul

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 11 Feb 2020 15:14 WIB
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko
Kabid Humas Polda Jatim (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya -

Polisi berencana menjemput paksa anak kiai di Jombang, MSA yang diduga melakukan pencabulan pada santrinya. Polisi mengimbau warga pondok pesantren di daerah Ploso, Jombang ini bisa mendukung upaya polisi.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko ingin tak ada pihak-pihak yang menghalangi polisi jika nanti melakukan penjemputan paksa.

"Menghalangi tidak, sejauh ini kita kan belum sampai kesitu ya. Tapi kita mengimbau supaya tidak berbenturan dalam proses penegakan hukum. Jadikan hukum sebagai panglima," kata Truno di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (11/2/2020).

Saat ditanya kapan pihaknya akan menjemput MSA, Truno menyebut secepatnya. Namun, dia tak merinci kapan hal ini akan dilakukan.

"Secepatnya," imbuh Truno.

Truno menambahkan selama ini MSA tak kunjung mengindahkan panggilan polisi. Sejauh ini, baru perwakilan MSA yang mendatangi Polda Jatim. Pihaknya belum mengetahui di mana posisi MSA.

"Belum tahu (posisinya) kalau tahu kasih tahu sama saya. Kan selama ini yang datang ke Polda Jatim itu cuma perwakilannya," imbuhnya.

(hil/fat)