Calon Kades di Bojonegoro Diimbau Tak Kerahkan Massa Saat Pilkades

Ainur Rofiq - detikNews
Minggu, 09 Feb 2020 15:16 WIB
Operasi Mantap Praja Angling Dharma 2020
Operasi Mantap Praja Angling Dharma 2020 (Foto: Ainur Rofiq/detikcom)
Bojonegoro -

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Bojonegoro tinggal beberapa hari. Untuk memberikan suasana aman dan menjaga ketertiban selama kampanye, polisi setempat meminta calon kades dan simpatisan tidak melakukan pengerahan massa.

Masa kampanye Pilkades serentak di Kabupaten Bojonegoro berlangsung 11-13 Februari 2019. Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan mengatakan, saat ini polisi menggelar Operasi Mantap Praja Angling Dharma 2020. Masa kampanye yang digelar juga akan dijaga dengan ketat. Ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan ketertiban selama masa kampanye tersebut.

Pihaknya mengimbau kepada para calon kades dan simpatisan untuk menjaga ketertiban. Selain itu, dirinya berharap tak ada pengerahan massa secara berlebihan supaya bisa menghindari terjadinya gesekan antar pendukung.

"Kita imbau kepada Cakades dan pendukungnya untuk tidak melakukan pengerahan massa secara besar-besaran, pada saat kampanye nanti karena dapat berpotensi terjadinya gesekan antar pendukung," kata Kapolres Bojonegoro, kepada detikcom, Minggu (9/2/2020).

Dalam tahap kampanye umum, kata kapolres, potensi gangguan atau kerawanan yang dimungkinkan terjadi. Di antaranya adanya strategi politik dari calon dan tim sukses maupun pendukungnya, black campign atau kampanye hitam, pengerahan massa atau pendukung, sabotase oleh pihak lawan, potensi provokasi hingga timbulnya bentrok antar pendukung.

Meski begitu menurut Kapolres Hendrawan, pihaknya juga telah memetakan potensi gangguan yang mungkin timbul dalam tahapan pelaksanaan pilkades serentak hingga tahap penetapan calon kades, masih berjalan dengan aman dan lancar.

"Kita harap imbauan ini dilaksanakan. Demi kegiatan Pilkades aman dan tertib pada masa kampanye yang kurang beberapa hari lagi," pungkasnya.

(fat/fat)