Pembukaan Rute Penerbangan China-Banyuwangi Ditunda Dampak Virus Corona

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 04 Feb 2020 18:21 WIB
Bandara Banyuwangi
Bandara Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi -

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menunda rencana pembukaan rute penerbangan Internasional China-Banyuwangi pulang pergi (PP). Rencananya pembukaan rute Internasional yang ke dua di Bandara Banyuwangi akan dilakukan Februari 2020 ini.

Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi Ali Ruchi mengatakan, penundaan itu akibat adanya virus Corona di Wuhan yang penyebaranya semakin meluas. Selain itu, Kementerian Perhubungan RI juga telah menutup sementara seluruh penerbangan dari dan menuju negeri tirai bambu tersebut.

"Karena penyiapan sampai saat ini belum clear dan kebetulan ada Corona ini secara otomatis kepending dulu, tapi penyiapan untuk destinasi wisata tetap berjalan. Intinya kita untuk penyiapan destinasi perlu waktu, terus kebetulan ada corona ini kami menyesuaikan kebijakan pemerintah pusat," ujarnya kepada wartawan, Selasa (4/2/2020).

Untuk diketahui, pesawat yang membawa wisatawan dari Tiongkok ini merupakan pesawat carter. Penerbangan tak dilakukan dalam rentang waktu yang pendek. Namun disesuaikan dengan jumlah minat dan kunjungan dari wisatawan dri Tiongkok.

Kata Ali, penundaan pembukaan rute China-Banyuwangi berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan otoritas yang berwenang, dalam hal ini Kemenhub untuk mengetahui perkembangan di lapangan. Jika kemenhub sudah membuka penerbangan menuju China, tidak menutup kemungkinan pembukaan rute internasional tersebut akan dilakukan.

"Kami akan komunikasi aktif dengan Kementerian Perhubungan, sama pihak pencarter pesawat ini, dan pengelola destinasi wisata," tambah Ali Ruchi.

Ali Ruci menambahkan, penundaan pembukaan rute China-Banyuwangi selain akibat merebaknya virus corona Wuhan, sejumlah destinasi wisata andalan yang dipersiapkan masih belum rampung sepenuhnya. Karena dengan pembukaan rute China ini, Pemerintah Banyuwangi membidik wisatawan asal Tiongkok tersebut.

Sekadar diketahui, virus corona Wuhan kini telah ditetapkan Badan Kesehatan Dunia PBB (WHO) sebagai darurat global. Kini sedikitnya sudah ada 25 negara yang mengonfirmasi pasien positif corona. Negara tersebut di antaranya, AS, Australia, China, Filipina, Finlandia, India, Inggris, Italia dan Jepang.

Pemanfaatan Drone di Tengah Merebaknya Virus Corona:

[Gambas:Video 20detik]

(fat/fat)