Anak Kiai Diduga Cabuli Santri Diberi Waktu Seminggu untuk Klarifikasi

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 29 Jan 2020 13:35 WIB
Direskrimum Polda Jatim Kombes Pitra Ratulangi
Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya -

Juru bicara keluarga anak kiai di Jombang, MSA yang diduga melakukan pencabulan pada santrinya menyebut kasus ini hanya fitnah belaka. Polisi pun memberikan waktu seminggu pada MSA untuk mendatangi panggilan di Polda Jatim.

Direskrimum Polda Jatim Kombes Pitra Ratulangi mengatakan kesempatan seminggu ini baiknya dimanfaatkan MSA untuk memberikan keterangan ke polisi. Terlebih, juru bicara menyebut jika kasus pencabulan ini merupakan fitnah.

"Penyidik telah memberi kesempatan kepada MSA waktu satu minggu untuk memenuhi panggilan kedua," kata Pitra di Surabaya, Rabu (29/1/2020).

Pitra menambahkan waktu seminggu ini diberikan untuk MSA mempersiapkan diri sebelum diperiksa oleh penyidik.

"Dengan pertimbangan diberi waktu satu minggu agar supaya tersangka MSA punya waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri memenuhi panggilan kedua penyidik Renakta Ditreskrimum Polda Jatim untuk diambil keterangan," imbuhnya.