Ketemu Rakyat, PDIP Surabaya Sosialisasi Program Indonesia Pintar

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Selasa, 28 Jan 2020 21:47 WIB
sosialisasi indonesia pintar
Foto: Istimewa
Surabaya -

PDIP Kota Surabaya aktif turun ke rakyat melakukan sosialisasi Program Indonesia Pintar. Program ini merupakan kebijakan Presiden Jokowi sejak 2015 hingga sekarang.

PDIP juga membeberkan program-program pendidikan dari Walikota Surabaya, Tri Rismaharini yang juga merupakan kader banteng moncong putih. Seperti dilakukan oleh Chusnul Chotimah, anggota Fraksi PDI Perjuangan, sekaligus Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Surabaya.

Chusnul melakukan sosialisasi bersama Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Diana Amelia Verawati atau Sasa, hari Minggu lalu. "Akhir pekan kemarin, saya, Mbak Diana Sasa bersama relawan BAGUS sosialisasi tentang pencairan program beasiswa PIP dari pemerintahan Presiden Jokowi," kata Chusnul Chotimah, Selasa (28/1/202).

Acara berlangsung pagi, di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Romokalisari. Dihadiri warga setempat diantaranya para nelayan dan penghuni rusun, kemudian para kepala sekolah dan tokoh pendidikan sekolah-sekolah swasta dari level SD, SMP, SMA/SMK.

"Program Indonesia Pintar adalah gagasan khas dari kampanye Presiden Jokowi, saat Pemilu 2014 dan 2019. Setelah terpilih, janji kampanye itu diwujudkan Pak Jokowi dalam program pemerintahan di Kementerian Pendidikan Nasional dan Kebudayan. Dan, hasilnya dirasakan langsung oleh rakyat," kata Diana Sasa, Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Jawa Timur.

Relawan BAGUS merupakan organ yang dibentuk untuk membantu kerja lapangan dari Guruh Soekarnoputra, yang tahun 2014-2019 menjadi Anggota Komisi X DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan, dari Dapil Surabaya-Sidoarjo.

"Pencairan beasiswa ini berasal dari APBN, dan merupakan perjuangan Mas Guruh saat duduk di Komisi X DPR-RI untuk rakyat Surabaya dan Sidoarjo. Sekitar 6 ribu penerima manfaat PIP dari Kota Surabaya dan Sidoarjo, yang kami handle, berkat perjuangan Mas Guruh," kata Didik Nurhadi, Ketua Relawan Bagus.

"Kami bangga, kader-kader terbaik PDI Perjuangan, terpilih memimpin negeri ini. Seperti Presiden Jokowi dan Walikota Surabaya Bu Risma. Adalah arahan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri, untuk memperkuat di lapangan kebijakan Presiden Jokowi dan Bu Risma di Surabaya, yang manfaatnya dirasakan langsung oleh rakyat," kata Chusnul.

Dijelaskan Didik Nurhadi, dalam satu tahun anggaran, besaran beasiswa PIP untuk tingkat SD Rp 450 ribu, SMP 750 ribu dan SMA/SMK Rp 1 juta. Pendampingan relawan Bagus telah berlangsung dalam beberapa tahun ini.

"Alhamdulilah bisa dirasakan rakyat, terutama dari kalangan tidak mampu. Beasiswa itu telah meringankan beban ekonomi rakyat," kata Didik.

Chusnul juga melakukan sosialisasi kebijakan pendidikan di Kota Surabaya, yang diluncurkan Walikota Risma. Dari kemampuan belanja APBD 2020 sebesar Rp 10,3 triliun, sebesar Rp 2 triliun dialokasikan untuk urusan pendidikan.

"Bu Risma sangat concern pada urusan pendidikan, urusan rakyat, terutama urusan masa depan generasi muda. Anggaran Rp 2 triliun salah satunya untuk memastikan pendidikan gratis bagi siswa-siswa di SD Negeri dan SMP Negeri," kata Chusnul.

(iwd/iwd)