Dinkes Jatim Siapkan 84 Ruang Isolasi Suspect Virus Corona di RS Kelas B

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 28 Jan 2020 16:22 WIB
Sehari setelah mendapat perawatan intensif di ruang isolasi RSU dr Soetomo terkait Virus Corona, kondisi WN China berangsur membaik. Meski begitu, pasien tetap ditempatkan di ruang isolasi sambil menunggu hasil pemeriksaan.
Foto: Istimewa
Surabaya -

Dinas Kesehatan Jawa Timur menyiapkan ruang isolasi untuk pasien yang diduga terkena virus corona. Ruang isolasi ini tak hanya ada di rumah sakit kelas A, namun juga disiapkan di rumah sakit kelas B.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Herlin Ferliana mengatakan hal ini dilakukan melihat penyebaran virus Corona yang semakin masif. Selain itu, disediakannya ruang isolasi di RS kelas B bisa diakses lebih dekat oleh masyarakat.

"Di Jatim ini ada 384 Rumah Sakit (dengan berbagai kelas). Lalu ada sebagian besar yang juga kelas B kita siapkan untuk ruang isolasinya. Apabila nanti memang daerah terdekatnya di mana, kalau misalnya ada TKI di wilayah mana, maka kita akan memanfaatkan atau menggunakan rumah sakit yang memang sudah kita siapkan ruang isolasinya," papar Herlin di Surabaya, Selasa (28/1/2020).

Sebelumnya, Pemprov Jatim telah menyiapkan tiga rumah sakit untuk bersiaga merawat penderita virus Corona. Ketiga rumah sakit tersebut yakni, RSU Dr Soetomo Surabaya, RSUD Saiful Anwar Kota Malang, dan RSUD Soedono di Madiun.

Namun kini, Dinkes Jatim telah berkoordinasi agar semua RS baik milik pemerintah ataupun swasta bisa memiliki ruang isolasi.

"Sehingga ada tiga rumah sakit yang sudah kita siapkansiagakan untuk penanganan pneumonia corona ini. Tetapi rumah sakit yang lain, misalnya Rumah Sakit Ramelan hari ini akan kita cek kembali, karena perkembangan dari dunia luar masih terus meningkat, kita lakukan rapat kembali baik itu Rumah Sakit milik swasta, milik pemerintah, milik TNI, milik Polri, kita ajak semua hari ini membuat ataupun mensosialisasikan standar prosedur operasional atau SPO," paparnya.

"Nanti jika ditemukan seseorang yang kita curigai, kira-kira akan dibawa kemana jika ditemukannya di titik ini, yang hari ini kita akan rapatkan. Untuk Penanganan ada 3 RS yang disiapkan," imbuh Herlin.

Selain itu, RS kelas B Ini tak hanya akan disiapkan unruk mengisolasi saja. Namun juga diupayakan agar bisa menyembuhkan pasien.

"(Kita upayakan) semua (RS) kalau sudah ruang isolasi Itu sudah (bisa dimanfaatkan) pasti dengan penanganannya. Nanti ruang isolasi adalah ruang penanganan, dimana kita menjaga untuk pihak luar tidak tertular. Jadi bukan hanya di tiga rumah sakit ini saja, tapi Rumah Sakit kelas B yang lain juga kita siapkan untuk bisa menerima apabila ada kasus-kasus yang suspek Pneumonia. Tentu nanti akan kita koordinasikan, dari teknis medisnya itu dari Dr Sutomo dan jika ada rumah sakit kelas B yang lain pada kasus maka kita akan tetap berkoordinasi apabila ditemukan kasus-kasus tersebut," pungkasnya.

Simak Video "Korban Tewas Akibat Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang"

[Gambas:Video 20detik]

(hil/fat)