Komplotan Curanmor Spesialis Pelajar dan Emak-emak Dibekuk, 1 Pelaku Didor

Eko Sudjarwo - detikNews
Senin, 27 Jan 2020 17:21 WIB
Komplotan Curanmor Spesialis Anak dan Emak-emak Dibekuk
Foto: Erliana Riady
Lamongan -

Aksi komplotan curanmor di Lamongan ini benar-benar meresahkan. Beruntung komplotan ini berhasil dibekuk. Salah satunya bahkan dihadiahi timah panas. Selain nyaru sebagai anggota polisi dan memamerkan replika senpi, komplotan ini juga memilih ibu-ibu dan anak-anak sebagai korbannya.

Pelaku curanmor yang berhasil dibekuk yakni, Farid Wahyudi (27) warga Desa Sidomukti, Kecamatan Lamongan, Yost Sanjaya (28) warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Deket, Mas Hendrik Kusanto (28) warga Desa Deket Kulon, Kecamatan Deket dan Imam (32) warga Desa Sumberejo, Kecamatan Lamongan.

"Ke 4 orang ini memiliki peran masing-masing, ada yang mengaku sebagai anggota polisi, ada yang bertugas mengambil motor dan ada juga yang bertugas menjual motor hasil kejahatan," kata Kapolres Lamongan AKBP Harun kepada wartawan di mapolres, Senin (27/1/2020).

Para pelaku, jelas kapolres, terbilang sangat produktif dalam menjalankan aksinya. Sebab, selama kurun waktu Oktober 2019 hingga Januari 2020 pelaku sudah beraksi di 20 TKP berbagai kota di Jatim dan Bali.

Dari 20 TKP ini, tambah dia, komplotan ini berhasil mengumpulkan uang hasil kejahatan lebih dari Rp, 50 juta yang digunakan para pelaku untuk berfoya-foya.

"Dari 20 TKP ini di antaranya Lamongan sebanyak 9 TKP, Gresik 7 TKP, Malang 2 TKP, Jombang 1 TKP dan Bali 1 TKP," ungkapnya.

Modus yang dilakukan pelaku mengaku sebagai anggota polisi yang sedang mencari keponakannya yang sedang bolos sekolah. Setelah bertemu, korban kemudian diajak keluar sekolah menuju Stadion Surajaya menggunakan motor korban dan pelaku membuntuti dari belakang.