Kakek di Blitar Tewas Gantung Diri, Ini Hasil Pemeriksaan Tim Medis

Erliana Riady - detikNews
Minggu, 26 Jan 2020 12:57 WIB
Gantung diri/Foto: Mindra Purnomo
Blitar -

Seorang kakek ditemukan tewas gantung diri. Keterangan keluarganya, sang kakek depresi karena menderita hernia.

Kakek itu berinisial T (70) warga Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Korban ditemukan gantung diri oleh tetangganya setelah tak merespons saat dipanggil.

"Saksi yang tetangganya merasa penasaran ketika korban dipanggil-panggil tidak merespons. Saksi mencoba membuka pintu rumahnya ternyata terkunci. Lalu saksi meminta tetangga lainnya mengintip dari jendela. Ternyata mereka berdua melihat kondisi korban sudah menggantung di ruang tamu," kata Kapolsek Garum, AKP Yoni saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (26/1/2020).


Saksi kemudian melaporkan ke polisi. Petugas lalu mendobrak pintu rumah korban dan menurunkan jasadnya yang tergantung di belandar atap ruang tamu.

Keterangan dari beberapa tetangganya, lanjut Yoni, sebelum nekat mengakhiri hidup, korban terlihat mondar mandir di depan rumahnya. Korban juga mengeluh sakit hernianya tidak sembuh-sembuh.


"Kami datang dengan petugas Puskesmas Garum. Hasil pemeriksaan tim medis, kemaluan korban kondisinya bengkak. Mungkin karena sakit hernianya itu," imbuhnya.

Namun karena keluarganya tidak menghendaki diautopsi, mereka membuat surat pernyataan bermaterei yang diketahui pamong desa. Jenazah korban kemudian langsung dimakamkan di TPU desa terdekat.



Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Simak Video "Napi Brasil yang Nyamar Jadi Putrinya Buat Kabur, Tewas Gantung Diri"

[Gambas:Video 20detik]

(sun/bdh)