Perusahaan Ini Daur Ulang Limbah Popok Bekas jadi Pupuk Organik hingga Bata

Hilda Meilisa - detikNews
Kamis, 23 Jan 2020 15:17 WIB
Pabrik popok di Sidoarjo daur ulang limbah (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Sidoarjo -

Limbah popok bekas kerap ditemukan turut mencemari sungai. Selain itu, limbah popok juga bisa merusak ekosistem sungai jika masyarakat mengabaikan dengan membuang sampah bekas popok ke sungai.

Namun ternyata, limbah popok bekas bisa didaur ulang menjadi sebuah produk yang berguna bagi masyarakat dan lingkungan. Misalnya saja menjadi pupuk, media tanam hingga batu bata.

"Program sustainability sudah kami sudah laksanakan sistemnya memang berbeda sehingga tujuannya untuk mengolah popok bayi bekas sehingga tidak mencemari lingkungan. Nantinya hasil olahan berupa pupuk dan media tanam," kata Plant Manager Sidoarjo PT Softex Indonesia, Benydictus Hindrawan di Sidoarjo, Kamis (23/1/2020).

Beny memaparkan ada beberapa metode yang dilakukan. Ada pengolahan secara manual di Tangerang, dan ada pengolahan menggunakan teknologi hidrothermal yang dilakukan di Bandung.

"Di Bandung kami menggunakan sistem hidrothermal di mana dengan pemanasan khusus dengan listrik bukan pembakaran sehingga tidak ada pencemaran udara. Dalam proses hidrothermal itu popok bayi diuraikan menjadi cair dan padat. Yang cair digunakan menjadi pupuk cair dan yang padat diubah menjadi bata asbak dan beberapa barang yang lain," papar Beny.

Saat disinggung apakah pengolahan ini juga akan dilakukan di Jawa Timur, Head of Talenta Acquisition Learning and Reward PT Softex Indonesia M. Zaenal Abidin menyebut pihaknya telah berencana untuk tahun ini.

"Sebagaimana komitmen dari PT Softex Indonesia memang kami sangat konsen bagaimana menyeimbangkan terkait dengan kontribusi terhadap masyarakat maupun lingkungan, akan ada di Jatim, tapi masih dalam tahan assessment dan review," ungkap Zaenal.

Selain itu, Zaenal menambahkan program pengolahan limbah popok bekas di Tangerang juga bekerjasama dengan bank sampah. Sementara di Bandung, pihaknya juga berkerja sama dengan sejumlah pihak.

"Kami menggandeng bank sampah yang bank sampah ini nanti membantu kami untuk kumpulkan limbah popok bekas. Kalau di Bandung kami menyediakan tong sampah itu ada di beberapa misalnya di rumah sakit di day care hingga di mal. Sementara ada titiknya 4 nanti akan kita tambah lagi," paparnya.

"Nah untuk Surabaya diharapkan tahun ini, kami sedang mencari partner bank sampah yang mau bekerja sama dengan PT Softex Indonesia dalam hal kami mau menaruh teknologi hidrothermal sekaligus bagaimana cara mengumpulkan sampah atau limbah pokok," pungkasnya.

(hil/fat)