Petugas Gabungan di Bojonegoro Latihan Tanggap Bencana Banjir Jelang Pilkades

Ainur Rofiq - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 15:00 WIB
Foto: Ainur Rofiq
Bojonegoro -

Menjelang pilkades serentak Kabupaten Bojonegoro Februari mendatang, personel gabungan menggelar latihan bersama. Latihan ini tanggap bencana ancaman banjir luapan Sungai Bengawan Solo. Pasalnya, masih ada desa-desa yang tinggal di pinggiran sungai.

Petugas gabungan polisi, TNI, BPBD, Linmas dari perwakilan desa sekitar bantaran sungai. Yakni Kecamatan Margomulyo, Ngraho, Padangan, Kasiman, dan Malo. Mereka latihan membuat krisis center, dapur umum, tenda-tenda pengungsian, dan lebih khusus mengawal proses pemungutan suara, penghitungan suara, hingga pengamanan kotak suara di masing-masing TPS.

Kapolres Bojonegoro AKBP M.Budi Hendrawan menuturkan pihaknya akan mengawal mengawal perjalanan kontestasi pilkades dengan maksimal.

"Seluruh personel dari masing-masing jajaran akan disiagakan penuh demi suksesi Pilkades serentak. Salah satunya dengan melakukan pelatihan guna antisipasi luapan Sungai Bengawan Solo," kata kapolres kepada wartawan di Aula Albiru Dander, Rabu (22/1/2020).

Menurut kapolres, linmas merupakan ring 1 penjaga keamanan di tingkat desa harus mendapat bekal pelatihan tanggap bencana ancaman banjir luapan Sungai Bengawan Solo. Diharapkan mereka menyiapkan fisik dan energi, mampu berenang untuk menolong korban banjir, serta mendukung penuh TNI dan Polri dalam tugas pengamanan TPS secara maksimal.

Sementara Bupati Anna Muawanah juga mendukung terselenggaranya pelatihan ini dalam mitigasi bencana banjir luapan Sungai Bengawan Solo jika terjadi.

Perkiraan curah hujan yang tinggi di bulan Januari hingga Februari sudah diantisipasi secara seksama. Semua institusi terkait akan siaga 24 jam dan berkoordinasi dengan BPBD, Dinas Damkar, Dinsos, Dinkes, Polres, Kodim, Camat, Kades wilayah di bantaran sungai bengawan solo.

"Kita wajib waspada pada waktu hari pemungutan suara pilkades serentak 19 februari nanti, apabila ada daerah atau wilayah yang dilanda banjir, kita dan seluruh jajaran langsung turun tangan menangani daerah terdampak," tambah Bupati Anna di lokasi latihan.

(fat/fat)