Tertimpa Rumah yang Roboh Diterjang Hujan Lebat, Nenek Nihayah Patah Tulang

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 20 Jan 2020 23:02 WIB
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Sebuah rumah semi permanen di Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Banyuwangi roboh rata dengan tanah setelah terkena hujan lebat sehari lalu. Robohnya rumah itu, membuat penghuninya Nihayah, (86) tertimpa puing-puing rumah.

Meski selamat, nenek ini mengalami patah tulang lengannya. Dia kini harus tinggal di rumah salah seorang cucunya yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

Rumah berdinding bambu milik Nihayah roboh pada, Senin (20/1/2020). Ketika itu Nihayah sedang memasak di dalam rumah yang memang sudah reot tersebut.

"Pas itu suaranya kretek-kretek kayak mau roboh. Nenek mau lari tapi kayaknya tidak kuat. Saat itu nenek masak di dapur," kata cucu korban, Faizin (48) kepada wartawan.

Pihaknya memprediksi robohnya rumah itu karena kayu yang sudah lapuk. Ditambah lagi kemarin hujan sangat deras menerjang wilayah tersebut.


"Penyebab ambruknya kemungkinan imbas dari hujan lebat yang terjadi kemarin," katanya.

Faizin mengatakan saat diselamatkan, Nenek Nihaya tertimpa balok kayu besar. Salah satu kayu balok itu menimpa tangannya. Kini nenek Nihayah dirawat di rumah Faizin. Perempuan yang sudah renta ini tampak kesakitan akibat persendiannya yang bergeser. Lenganya tampak dibalut dengan kain. Sesekali dia tampak memegangi lengan kanannya sambil mengeluh sakit.

Senada dengan Faizin, Camat Kabat, Susanto Wibowo menyatakan besar kemungkinan rumah Nihayah runtuh akibat hujan deras yang terjadi Minggu sore. Atapnya yang menggunakan genteng lama, membuat daya serap saya terhadap air lumayan kuat. Sehingga tidak mampu menopang penyangganya.

"Nihayah kebetulan posisi berada di dalam dan tertimpa reruntuhan. Untuk biaya perawatan bisa terbantu karena sudah memiliki KIS dan mendapatkan bantuan pangan Non tunai (BPNT) dari pemerintah. Untuk percepatan perbaikan sudah kita usulkan melalui Baznas Kabupaten," ujarnya.


Sementara itu curah yang tinggi terus melanda wilayah Banyuwangi sejak dua hari terakhir ini. Pihak BMKG mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada, karena potensi hujan lebat masih akan terus terjadi hingga sepekan ke depan.

Sebelumnya, akibat hujan lebat ini juga membuat 7 rumah di Desa Labanasem, Kecamatan Kabat terendam banjir. Selain karena tingginya curah hujan, banjir yang juga membuat Jalan Nasional Banyuwangi-Jember ini tergenang banjir juga disebabkan kecilnya saluran drainase hingga membuat air meluber ke jalan dan rumah warga. (iwd/iwd)