BMKG Sebut Hujan Lebat Disertai Petir Landa Surabaya hingga Tapal Kuda

Amir Baihaqi - detikNews
Minggu, 19 Jan 2020 11:00 WIB
Foto Tangkapan layar
Surabaya - BMKG mengimbau potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin dan petir akan terjadi di Surabaya, Minggu (19/1/20120). Hal itu didasarkan pada pengumuman peringatan dini 3 harian yang dikeluarkan.

"Tanggal 19 hari ini peringatan dini 3 dimulai siang sampai sore. Surabaya dan sekitarnya masuk salah satunya," kata Kepala bidang data dan informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto, Minggu (19/1/2020).

"Selain Surabaya ada juga Kota Mojokerto, Madiun, Magetan, Batu, dan wilayah tapal kuda seperti Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, Bondowoso dan Jember serta Madura," lanjutnya.

Untuk Surabaya, jelas Teguh, pihaknya memperkirakan akan turun hujan sejak siang hari. Tak hanya hujan, angin juga akan turut menyertai dengan mencapai kecepatan 30 KM per jam.

"Mulai sejak siang sampai malam kita perkirakan. Kecepatan angin 30 KM per jam dan suhu 27 sampai 33 derajat," terang Teguh.


Menurut Teguh, berbeda dengan wilayah di Jatim lainnya, dalam beberapa hari ini memang ada penurunan intensitas hujan di Surabaya. Namum hujan akan kembali mengguyur Kota Pahlawan mulai hari ini hingga 2 hari ke depan.

"Dua hari terakhir memang terjadi penurunan sampai kita prediksikan lagi ada hujan lagi sampai sekitar tanggal 19," tuturnya.

"Ya memang peringatan 3 hari ini kalau lihat khususnya hanya wilayah tapal kuda saja selama ini. Kalau di situ kan nggak ada Surabaya dan Sidoarjo. Kan di situ tidak ada peringatan dininya juga," tambah Teguh.

Ditanya terkait peringatan dini tiga harian, Teguh menjelaskan bahwa peringatan yang dibuat tidak untuk mengetahui prediksi apakah suatu wilayah akan hujan atau tidak. Namun sifatnya hanya mengetahui akan adanya potensi hujan disertai angin saja.

"Peringatan dini itu tidak untuk mengetahui hujan atau tidak tapi adalah potensi angin dengan intensitas sedang dan sesaat. Kalau peringatan dini adalah tugas kami untuk membuat sesuai dengan pendekatan yang kita buat," tandasnya. (fat/fat)