Pelajar Berprestasi

Keren, 3 Pelajar Ponorogo Membuat Pengaman Sepeda Motor Pakai e-KTP

Charolin Pebrianti - detikNews
Sabtu, 18 Jan 2020 07:05 WIB
Tiga pelajar berprestasi (Foto: Charolin Pebrianti/detikcom)

Alat ini, lanjut Andiyan, terdiri dari RFID, arduino nano, relay dan buzzer. Proses pembuatannya memakan waktu 8 bulan dengan menghabiskan biaya Rp 216 ribu.

"Kesulitannya saat pemrograman, paling susah itu," jelas Andiyan.

Alat ini nantinya bakal terus diperbaiki, kedepan alat pengamannya diganti dengan menggunakan SIM. Selain itu, dilengkapi dengan LED.


"Ke depan harapannya bisa diperbanyak dan berguna untuk masyarakat, terutama untuk sistem keamanan motor," tandasnya.

Tiga pelajar berprestasi dan gurunya/Tiga pelajar berprestasi dan gurunya/ Foto: Charolin Pebrianti

Sementara guru pembimbing, Sujatmiko menambahkan pemasangan alat pengaman motor ini bisa dipasangkan pada kabel koil dengan dan disambungkan juga dengan aki motor.

Sehingga arus dari koil akan langsung dimatikan oleh relay yang ada dalam rangkaian tersebut. Untuk menghidupkan motor pengendara tinggal menempelkan e-KTP atau SIM yang sudah didaftarkan pada alat pengaman.

"Sistem kerja dengan cara memutus arus dari koil motor," pungkas Sujatmiko.
Halaman

(fat/fat)