Jika Meresahkan, Pohon Keluarkan Suara Perempuan Menangis Akan Ditebang

Yakub Mulyono - detikNews
Jumat, 17 Jan 2020 20:01 WIB
Foto: Yakub Mulyono
Jember - Lokasi pohon Akasia di Dusun Krajan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Jember yang dipercaya bisa mengeluarkan suara tangis terus didatangi warga. Polisi pun mengimbau warga agar tetap menjaga keamanan.

"Kami imbau agar keamanan dijaga, sebab di lokasi keramaian itu kan bisa menimbulkan kejahatan," kata Kapolsek Puger AKP Ribut, Jumat (17/1/2020).

Ribut mencontohkan banyaknya motor pengunjung yang parkir di tempat itu bisa menarik pelaku kriminalitas. Salah satunya adalah pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

"Banyaknya motor yang diparkir kan bisa menarik tindakan pelaku curanmor. Ini yang perlu dijaga," ungkapnya.


Selain itu, kerumunan orang juga bisa menimbulkan tindak kriminal pencopetan. Ini juga harus diwaspadai.

"Ketika ada kerumunan massa, kan bisa saja kemudian timbul pencopetan. Ini kan bisa menimbulkan keresahan," tegas Ribut.

Oleh karena itu, sambung Ribut, polisi terus melakukan pemantauan terkait fenomena isu pohon menangis ini. Bahkan jika nanti diperlukan, akan dilakukan penebangan.


"Kami pantau, kalau nantinya benar-benar menimbulkan potensi yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban, akan kami lakukan penebangan. Kami sudah koordinasi. Pemiliknya tidak keberatan," ungkap Ribut.

Ribut juga meminta agar masyarakat tidak mudah percaya dengan hal-hal yang tidak bisa dinalar. Termasuk fenomena kabar adanya pohon yang dipercaya bisa mengeluarkan suara seperti orang menangis.

"Nalar nggak (ada pohon bisa menangis)? Kesimpulan kami itu ya suara gesekan aja. Bisa gesekan dengan ranting pohon lain, atau gesekan pelepahnya, atau ya memang karena angin. Yang jelas kan tidak masuk akal ada pohon yang bisa menangis," tandasnya. (fat/iwd)