Kasus Pelajar Bunuh Begal yang Akan Perkosa Pacar, Ini Kata Pengacara

Muhammad Aminudin - detikNews
Jumat, 17 Jan 2020 16:09 WIB
Saat ZL (17) menjalani persidangan/Foto file: Muhammad Aminudin
Malang - Tim penasihat hukum ZL (17) menyatakan keberatan atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebab, jaksa dinilai telah berasumsi ZL bersalah atas perbuatannya.

Padahal menurut tim penasihat hukum, ZL menikam begal itu demi menyelamatkan kehormatan pacarnya. "Kami kira, jaksa sejak awal sudah berasumsi jika terdakwa bersalah. Buktinya menerapkan pasal berlapis, ini tidak main-main," kata salah seorang penasihat hukum ZL Bhakti Riza Hidayat kepada detikcom, Jumat (17/1/2020).


Padahal, lanjutnya, butuh dilakukan pembuktian materiil dan formil dalam proses persidangan. Selain itu, pisau yang digunakan saat menikam begal (korban) dibawa terdakwa setelah kebutuhan prakarya di sekolah.

"Pisau dapur yang digunakan terdakwa itu merupakan pisau untuk prakarya di sekolah untuk pembuatan stick es krim pada 5 September 2019. Ini dikuatkan dengan surat dari guru dan kepala sekolah terkait mengapa terdakwa membawa pisau tersebut," bebernya.

Bhakti menambahkan, dalam reka ulang yang digelar tidak membuktikan adanya penganiayaan. Yang terjadi justru adanya perlawanan oleh terdakwa setelah begal (korban) melakukan pengancaman dan pemerasan.


Simak Juga Video "Begal Taksi Online di Bandung Didor Polisi"

[Gambas:Video 20detik]


Selanjutnya
Halaman
1 2