Ini Jurus Pemkot Surabaya Atasi Banjir

Deny Prastyo utomo - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 15:44 WIB
Kadis PU Kota Surabaya tunjukkan letak rumah pompa (Foto: Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Kadis PU Kota Surabaya tunjukkan letak rumah pompa (Foto: Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Surabaya - Banjir yang terjadi saat hujan deras di Surabaya kurang lebih 2 jam surut. Air benar-benar surut tak lebih dari 3 jam. Rupanya, banjir cepat surut lantaran Pemkot Surabaya memaksimalkan 59 rumah pompa yang sudah dibangun selama ini.

"Iya 59 rumah pompa yang telah dibangun selama ini kita maksimalkan saat hujan deras turun," kata Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Erna Purnawati kepada wartawan saat di ruang kerjanya, Kamis (16/1/2020).

Hujan deras disertai petir yang mengguyur Rabu (15/1) sore membuat 32 titik di jalanan Surabaya banjir. Ketinggian banjir pun bervariasi, mulai 10 cm hingga 80 cm.


Dia menjelaskan dari 59 rumah pompa, ada yang memiliki 8 pompa dan ada yang memiliki 5 pompa. Dari 59 rumah pompa, total Pemkot Surabaya memiliki 204 pompa.

"Dan hujan deras kemarin rumah pompa di kawasan Gunungsari I dan II dimaksimalkan. Karena di situ ada 8 pompa yang memaksimalkan banjir di kawasan Mayjen Sungkono dan Darmo Park. Di situlah Mayjen Sungkono dimaksimalkan," tambahnya.

Kapasitas tiap pompa, jelas Erna, bervariasi. Di rumah pompa Gunungsari, daya sedotnya 3 meter kubik/detik. Artinya, dari 8 pompa bisa menyedot air 24 meter kubik/detik.


Selain rumah pompa Gunungsari, rumah pompa di Jagir, rumah pompa di kawasan Sememi juga disiagakan saat hujan deras. (fat/fat)