Gebyar Waria Banyuwangi Akhirnya Batal Digelar

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 15:21 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
Banyuwangi - Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Bangorejo, Banyuwangi langsung bersikap atas viralnya poster pentas seni waria yang bertajuk 'Gebyar Waria Banyuwangi'. Pihak Kecamatan Bangorejo melarang aktivitas berbau LGBT tersebut.

"Langsung kami larang pentas seni seperti ini," ujar Camat Bangorejo Taufik kepada detikcom, Kamis (16/1/2020).

Taufik mengaku langsung mendatangi keluarga yang punya hajatan pernikahan tersebut. Menurut Taufik , tuan rumah hajatan pernikahan tersebut mau membatalkan ajang yang bakal digelar pada 9 Februari mendatang.

"Setelah ke rumah pemilik hajat nikahan itu saya langsung datang ke rumah perias, si Ismi. Selain membatalkan acara itu, kami minta dia menghapus postingan itu," tambahnya.


Pihaknya tak ingin adanya kegiatan yang berbau dengan LGBT di wilayahnya. Bahkan dirinya bakal mengawasi kegiatan yang sudah direncanakan tersebut.

"Nanti kami awasi. Boleh pakai hiburan tapi tidak dengan mementaskan bencong dalam ajang apapun," pungkas Taufik.

Sebuah poster pentas seni ajang unjuk gigi para wanita pria (waria) viral di media sosial. Poster yang menampilkan beberapa foto pria berdandan ala wanita ini rencananya bakal digelar di Banyuwangi pada bulan Februari mendatang.

Poster bergambar pria berdandan ala wanita ini tersebar di beberapa grup Whattsapp seminggu ini.


Dalam poster itu terdapat 6 pria berdandan ala wanita. Masing masing disebutkan namanya. Diantaranya, Lela, Lia, Kristin, Ismi dan Bela. Satu waria yang ditengah tak disebutkan namanya.

Rencananya, mereka bakal manggung di Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, tanggal 9 Februari 2020 mendatang. Belum diketahui pasti apakah acara tersebut bakal berlangsung. Namun poster itu sudah menyebar di beberapa media sosial. (iwd/iwd)