297 Calon Kades di Bojonegoro Gelar Deklarasi Damai

Ainur Rofiq - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 14:24 WIB
Deklarasi damai calon kades (Foto: Ainur Rofiq/detikcom)
Deklarasi damai calon kades (Foto: Ainur Rofiq/detikcom)
Bojonegoro - Kabupaten Bojonegoro bakal menggelar hajatan besar yakni Pilkades Serentak. Untuk menjaga kondusivitas daerah, Pemkab Bojonegoro mengajak para calon kepala desa untuk melakukan deklarasi damai.

Deklarasi ini dilakukan 297 calon kepala desa dari 233 desa di Kabupaten Bojonegoro. Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban pilkades serentak yang digelar 19 Februari 2020, disaksikan Bupati Anna Muawanah, Kapolres AKBP M. Budi Hendrawan dan Kasdim 0813 Bojonegoro.

"Deklarasi damai ini merupakan upaya bersama, sebagai wujud komitmen para cakades untuk menyukseskan pemilihan kepala desa serentak gelombang III tahun 2020," kata Bupati Anna Muawanah kepada detikcom di GOR Gayam Kecamatan Gayam dan pendopo Kecamatan Padangan, Kamis (16/1/2020)

Tak hanya deklarasi, para cakades itu juga menandatangani maklumat deklarasi damai. Mereka sepakat bersama-sama mematuhi dan melaksanakan setiap tahapan Pilkades secara damai, sopan, bermartabat dan penuh tanggung jawab demi terselenggaranya Pilkades Serentak Gelombang III tahun 2020 secara demokratis.

Siap mematuhi dan melaksanakan segala ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta mengedepankan etika dan moralitas selama pelaksanaan Pilkades Serentak Gelombang III Tahun 2020. Dan bertekad menciptakan situasi kondusif.


Selain itu, siap menang dan siap kalah. Tidak akan melanggar tahapan Pilkades (termasuk di dalamnya menyatakan tidak akan mengundurkan diri dari bakal calon atau nanti saat ditetapkan sebagai calon kepala desa), tidak akan melakukan pelanggaran Perdata maupun Pidana.

Apabila melanggar apa yang tercantum dalam deklarasi ini, bersedia dikenakan sanksi moral, sanksi administrasi dan dituntut sesuai ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang Berlaku.

Sementara Kapolres Bojonegoro AKBP Budi Hendrawan, mengatakan dalam pengamanan Pilkades serentak pihaknya akan melibatkan personel dari Polda Jatim. Pihaknya juga sudah memapping tingkat kerawanan desa-desa yang melaksanakan pilkades.

"Polres Bojonegoro yang diback up Polda Jatim siap mengamankan pilkades serentak di 233 desa tim Satintelkam dan kapolsek sudah melakukan mapping desa-desa yang rawan," tandas kapolres.

Dia menegaskan bahwa anggotanya diharapkan menjaga netralitas. Jika ada anggota polri yang memihak kepada salah satu calon, silahkan dilaporkan dengan data yang akurat.

"Saya sebagai pimpinan di polres sudah mewanti-wanti dan mengingatkan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan pilkades nanti, jangan memihak salah satu calon walaupun itu masih kerabat, tetangga atau teman dekat, jaga netralitas kita sebagai anggota polri," kapolres. (fat/fat)