Sumber Air Rusak, Warga dan TNI Gotong Royong Perbaiki Tandon Air

Andhika Dwi - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 16:35 WIB
Foto: Andhika Dwi
Kediri - Dampak letusan Gunung Kelud 6 tahun silam masih dirasakan warga di Kecamatan Puncu, Kediri. Masyarakat masih kesulitan air lantaran saluran di lokasi rusak. Komando Distrik Militer (Kodim) 0809 Kediri bersama masyarakat, PTPN dan PT Gudang Garam melakukan revitalisasi sumber air agar warga tak kesulitan air lagi.

Warga terdampak berada di Desa Satak meliputi Dusun Laharpang, Sukomoro, Puncu, Pugeran, dan Margomulyo. Sementara di Desa Puncu ada Dusun Satak dan Dusun Yani. Total yang terdampak sekitar 2.822 KK.

"Banyak warga yang menggantungkan hidupnya akan kebutuhan air bersih dari tandon air di Desa Satak dan Desa Puncu. Karena perubahan cuaca dan kondisi alam, tandon dan saluran air mengalami kerusakan dan berakibat volume air bersih yang mengalir berkurang sehingga mempengaruhi kebersihan air," ujar Dandim 0809 Kediri, Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno kepada wartawan, Rabu (15/1/2020).

Kegiatan ini, kata Dandim Dwi Agung, merupakan sinergitas antara PT Gudang Garam, PTPN XII dan masyarakat untuk merivitalisasi tandon serta saluran air agar bisa lebih maksimal lagi memenuhi kebutuhan air bersih warga sekitar.


"Ini salah satu bentuk pengabdian TNI bersama PTPN XII dibantu oleh Gudang Garam dan masyarakat setempat yang sadar akan kebutuhan air bersih bagi keluarganya, karena kondisi alam dan cuca, tandon dan pipa air sudah mengalami kerusakan sehingga perlu adanya perbaikan, semoga dapat bermanfaat lagi demi masyarakat," tambahnya.

Sementara Public Relation (PR) Manager PT Gudang Garam, Iwhan Tri Cahyono mengaku pihak Gudang Garam memiliki komitmen tinggi terhadap kepentingan masyarakat, utamanya terkait kebutuhan akan air bersih. Iwhan bahkan menjelaskan dilokasi tersebut pihak GG juga beberapa kali pernah melakukan kegiatan baksos terkait revitalisasi air bersih.

"Alhamdulillah, merupakan suatu kehormatan dan kebahagian bagi kami, bersama Kodim 0809, PTPN XII dan masyarakat bersama sama melakukan kegiatan kepedulian sosial, dalam hal ini bentuknya adalah perbaikan sarana air bersih," ujarnya.

"Sebelumnya kami juga beberapa kali memberikan bantuan sarana air bersih di wilayah ini, sehingga ini menunjukkan bahwa kami berkomitmen untuk selalu peduli pada masyarakat dan lingkungan sekitar. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat, Amin," jelas Iwhan.

Sekadar informasi, revitalisasi saluran air berupa tandon, pipa dan sumber air ini merupakan saluran air yang berasal dan menuju alur aliran Sungai Cawang, Segaran hingga perkebunan Damarwulan. (fat/fat)