Dibutuhkan Ketegasan Orangtua untuk Pulihkan Anak Kecanduan Game Online

Erliana Riady - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 10:19 WIB
Foto file: Erliana Riady
Blitar - Jumlah anak yang kecanduan game online di Kota Blitar naik menjadi 18. Psikolog Rachmadi Widiharto mengatakan butuh ketegasan orang tua untuk memulihkan kondisi psikis anak.

Namun hal itu tidak bisa dilakukan secara frontal. Tahap demi tahap, perlahan harus sabar dijalankan, agar kondisi psikis anak tidak mendadak melakukan penolakan, bahkan pemberontakan.

"Tidak bisa menyuruh anak menghentikan langsung permainan itu. Atau menghukum anak jangan memegang HP selamanya, itu akan berakibat lebih buruk. Tapi harus secara bertahap. Boleh main tapi dibatasi maksimal dua jam, diturunkan lagi maksimal satu jam. Lalu alihkan dengan kegiatan lain dan pendampingan," kata Rachmadi kepada detikcom saat dikonfirmasi, Rabu (15/01/2020).


Menurut Rachmadi, tindakan menghukum anak seperti yang dilakukan orang tua di Jember kemarin, justru tidak berdampak baik. Karena akan muncul bibit anak membenci bapak, anak memberontak hingga berakhir pada tindak pidana.

Orang tua, lanjut dia, bisa memulai melibatkan anak dalam kegiatannya. Bahkan saat mencari uang. Berjualan makanan misalnya. Ajak anak membantu melakukan pekerjaan ringan. Beri mereka tanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan rumah itu.

"Dan ayo... ikuti gerakan matikan HP mulai pukul 19.00 WIB-21.00 WIB. Isi dengan makan malam bersama, salat Isya berjamaah atau bercerita dengan anggota keluarga lainnya," pungkasnya. (fat/fat)