Repotnya Dealer Saat Layani Warga yang Beli Motor Pakai Uang Koin

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 14 Jan 2020 17:52 WIB
Petugas dealer motor sedang menghitung uang koin (Foto: Tangkapan Layar)
Banyuwangi - Aksi membeli motor dengan uang receh atau koin kerap terjadi di Banyuwagi. Pihak penjual lebih direpotkan karena harus menghitung dan menukarkan koin tersebut sebelum menyetorkannya ke bank.

"Dulu pernah belum setahun, ada orang yang beli motor dengan uang di bawah nominal Rp 10 ribu. Uangnya seribuan, dua ribuan, dan lima ribuan," ujar Iin Barikoh, Sales Counter Yamaha SIP Siaga, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, kepada detikcom, Selasa (14/1/2020).


Meski membeli dengan uang receh, kata Iin, petugas dan karyawan SIP Genteng tetap melayani dengan maksimal. Padahal melayani konsumen yang membayar dengan uang receh terbilang merepotkan. Sebab, proses penghitungannya membutuhkan waktu yang jauh lebih lama.

"Diakui capek. Tapi bagaimana lagi. Ini bentuk pelayanan meski harus menunggu lama," imbuhnya.

Iin menambahkan, pembelian dengan uang receh juga berimbas terhadap setoran ke bank. Biasanya bank enggan menerima uang receh dengan nominal besar.
Selanjutnya
Halaman
1 2