Ribuan Penerima Bantuan BPJS Kesehatan di Kota Mojokerto Tak Valid, Kok Bisa?

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 06 Jan 2020 18:16 WIB
Foto: Istimewa

Padahal, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita meminta verifikasi dan validasi data PBID di Kota Mojokerto selesai akhir Desember 2019. Sehingga iuran yang dibayar Pemkot Mojokerto sejak Januari 2020 benar-benar tepat sasaran.

"Awal tahun harus sudah siap. Pendataan oleh kader motivator menggunakan aplikasi Gayatri," tegas Ning Ita usai menjenguk bayi yang tidak mempunyai anus di Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (11/12/2019).

Sesuai pernyataan Kepala BPJS Kesehatan Mojokerto, jumlah PBID di Kota Mojokerto sama dengan tahun lalu. Yaitu sekitar 52.264 jiwa. Dari jumlah itu, terdapat sekitar 3.000 jiwa PBID yang datanya tidak valid.

Jika tidak diverifikasi dan validasi ulang, akan banyak uang rakyat yang terbuang sia-sia untuk membayar iuran sekitar 3.000 PBID yang tidak valid. Jika dikalkulasi dengan tarif iuran saat ini Rp 42.000 per jiwa, maka nilainya mencapai Rp 126 juta.


Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Mojokerto Hatta Amrulloh sebelumnya mengatakan persoalan data PBID tidak valid itu terungkap saat rapat dengar pendapat (hearing) Pemkot dengan DPRD setempat beberapa waktu lalu.

"Dinas Kesehatan memperkirakan jumlahnya 3.000 jiwa. Ada yang NIK (nomor induk kependudukan) ganda, sudah meninggal dunia, serta statusnya PNS, TNI, dan polisi," kata Hatta saat dihubungi detikcom, Kamis (21/11/2019).

Selama ini, lanjut Hatta, Pemkot Mojokerto rutin membayar iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 3.000 PBID 'siluman' tersebut. Mengacu tarif iuran tahun ini Rp 23 ribu per jiwa, dana APBD yang tidak tepat sasaran untuk membayar ribuan PBID bermasalah itu diperkirakan mencapai Rp 69 juta per bulan atau Rp 828 juta setahun.

"Kami sedang melakukan verifikasi ulang terhadap data PBID. Instruksi Ibu Wali Kota, verifikasi mengerahkan para pendamping PKH dan kader PSN milik Dinkes di setiap kelurahan," terangnya saat itu.
Halaman

(fat/fat)