Pohon Tumbang Timpa Warga Ponorogo, Satu Orang Patah Tulang

Charolin Pebrianti - detikNews
Senin, 06 Jan 2020 16:31 WIB
Foto: Charolin Pebrianti
Ponorogo - Tanpa ada angin atau hujan, sebuah pohon Waru setinggi 4 meter roboh menimpa warga. Warga yang kurang beruntung itu bernama Supeno (60) warga Kelurahan Cokromenggalan, Kecamatan Ponorogo. Supeno pun mengalami patah tulang di bagian kaki setelah tertimpa pohon waru yang tumbang.

Pantauan detikcom, pohon tumbang berdiameter sekitar 40 cm di Jalan Pahlawan, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Ponorogo, ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.

"Tiba-tiba saja pohon waru depan warung saya tumbang, padahal nggak ada hujan nggak ada angin," kata pemilik warung setempat, Sri Hartini kepada detikcom, Senin (6/1/2019).

Sri menjelaskan, sekitar pukul 12.00 WIB korban menawarkan peyek ke warungnya. Korban berhenti di depan warung, kemudian sambil mengendarai sepeda motor Yamaha Alfa bernopol AE 5071 TY. Sambil berteriak, korban menanyakan peyek.

"Dia (korban) nanya, masih ada nggak peyeknya. Saya jawab masih banyak. Kemudian tidak ada jawaban, tapi ada suara gedebug di depan. Saya lihat ke depan, pohon waru depan warung tumbang," ujar Sri.

"Tadi korban patah tulang bagian kaki. Juga katanya punggungnya sakit. Sudah dibawa oleh warga ke RS Aisyah," imbuhnya.


Setelah menyelamatkan korban, warga segera melapor ke BPBD untuk pemotongan pohon agar tidak mengenai warga lain. Terlihat tim dari BPBD pun langsung menggergaji pohon tersebut.

Sementara, Kasie Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo Arim Kamandoko mengatakan memang pohon yang tumbang sudah berumur.

"Meski tidak ada penyebabnya, hujan atau angin. Dilihat karena pohon sudah doyong," papar Arim.

Menurutnya, warga harus berhati-hati. Sebab, pohon yang berada di pinggir jalan raya terkadang sudah tua dan waktunya dipotong. Bisa secara tiba-tiba tumbang dan mengenai warga.

"Terlebih dari BMKG bahwa curah hujan dan angin cukup lumayan, kadang juga kondisi struktur akar sudah lapuk," tukas Arim.

Arim pun mengimbau kepada masyarakat untuk lapor ke BPBD jika menemukan pohon yang harus dipotong. Sebab, hal ini bisa mengkhawatirkan keselamatan warga.

"Kami standby 24 jam, silakan warga melapor nanti kami yang akan mengambil tindakan," pungkas Arim. (fat/fat)