9 Hari Hilang, Jasad Pemotor Bondowoso yang Hilang Ditemukan Mengambang

Ghazali Dasuqi - detikNews
Jumat, 03 Jan 2020 14:21 WIB
Jasad Pemotor Bondowoso yang Hilang Ditemukan Mengambang (Foto: Ghazali Dasuqi/detikcom)
Situbondo - Pencarian dihentikan dan 9 Hari dinyatakan hilang, jasad pemotor asal Bondowoso yang terjatuh di aliran Sungai Sampean Baru akhirnya ditemukan, Jumat (3/1/2020). Jasad korban bernama Sugiyanto (37), ditemukan mengambang dan tersangkut rerimbunan sampah di tepi sungai Sampean di Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo.

Jasad korban asal Desa Lumutan Kecamatan Botolinggo itu ditemukan dalam posisi tengkurap. Kondisinya sudah rusak dan membengkak. Saat ditemukan, korban hanya tinggal mengenakan celana dalam warna merah. Sementara pakaian yang lain diduga terlepas saat korban terseret arus sungai.

Evakuasi jasad korban dilakukan tim SAR gabungan dengan menggunakan perahu karet. Begitu berhasil diangkat ke daratan, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Situbondo untuk kepentingan identifikasi dan penyelidikan.

"Keterangan keluarganya, itu benar jasad Sugiyanto yang terjatuh dari atas jembatan di Prajekan. Tadi banyak keluarganya yang langsung shock," kata Kapolsek Kota Situbondo, Iptu Efendi Nawawi kepada detikcom di RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo.


Keterangan yang diperoleh detikcom menyebutkan, jasad Sugiyanto kali pertama ditemukan warga bernama Imam, warga Desa Kotakan. Saat itu, dia bermaksud mengambil rumput untuk pakan ternaknya. Imam pun menyisir tepian sungai menuju lahan rumput miliknya.

Saat melintas di tepian sungai, dia mencium aroma tak sedap. Didorong rasa penasaran, Imam pun mencari asal bau tadi. Betapa terkejutnya, saat pandangannya tertuju pada sesosok mayat di tengah rerimbunan sampah sungai. Tahu begitu, dia pun bergegas memberi tahu warga lain, hingga diteruskan ke kepolisian dan tim SAR.

Kabar penemuan mayat di sungai Sampean Baru Desa Kotakan itu sontak jadi perhatian. Banyak warga langsung berbondong-bondong menuju tepian sungai. Apalagi kalau bukan untuk melihat mayat yang baru saja ditemukan.

"Ciri-ciri mayat yang ditemukan dan warga yang jatuh di jembatan Prajekan, itu semua identik. Baik pakaian maupun ciri-ciri tubuhnya. Makanya, mayat itu sudah dipastikan Sugiyanto. Sebentar lagi mau diserahkan kepada keluarganya," timpal Puriyono, Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo.


Saat jasad korban ditemukan, pencarian terhadap jasad Sugiyanto baru dua hari dihentikan oleh tim SAR gabungan. Operasi pencarian dinyatakan ditutup, setelah tim SAR sudah 7 hari melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Sampean Baru. Baik dari wilayah Prajekan Bondowoso, tempat korban terjatuh, hingga di sepanjang aliran sungai yang ada di wilayah Situbondo.

Sebelumnya, seorang warga Bondowoso diduga jatuh ke Sungai Sampean Baru, kemudian hanyut terseret arus. Saat ini operasi pencarian masih dilakukan.

Korban bernama Sugiyanto (37), warga Desa Lumutan, Botolinggo. Korban diduga terjatuh saat melewati jembatan rel kereta api, ketika pulang mencari rumput.

Kejadian bermula saat Sugiyanto pulang mencari rumput menggunakan sepeda motor, Rabu (25/13) sore. Saat itu diduga dia melewati jembatan rel kereta api seukuran satu meter. Pekerjaan itu memang dilakukannya setiap hari.

Tak ada yang mengetahui secara persis jatuhnya Sugiyanto ke sungai. Warga cuma mengetahui ada sepeda motor tergeletak di atas jembatan.

Setelah ditelusuri, diketahui sepeda motor tersebut milik Sugiyanto. Ia setiap hari melewati jembatan rel kereta api yang sudah tak berfungsi itu. (fat/fat)