Waduk Bening Madiun Bisa Jadi Alternatif Wisata di Madiun

Sugeng Harianto - detikNews
Rabu, 01 Jan 2020 23:11 WIB
Wisata Waduk Bening Madiun (Foto: Sugeng Harianto/detikcom)
Madiun - Sekitar 7 ribu pengunjung memadati lokasi wisata Waduk Bening Widas. Wisata Waduk Bening Widas ada di Desa Petung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, ini menyuguhkan wisata air.

Selain itu, destinasi wisata ini menonjolkan keasrian alam. Pengunjung bisa menikmati waduk dan memancing ikan segar. Pengunjung juga bisa menikmati perahu, berkeling waduk sambil menikmati pemandangan Gunung Wilis.

"Hari ini memang puncak libur tahun baru, dan ini lokasi wisata Waduk bening Widas telah diserbu ribuan pengunjung," ujar Manajer Unit Bisnis Pariwisata, Bayu Pramadya K.S kepada wartawan di lokasi, Rabu (1/1/2020).

"Dengan fasilitas taman wisata dan cocok untuk olahraga outdoor jelajah alam, seperti fun run, fun bike, dan trail juga didukung pemandangan alam yang indah. Perpaduan antara unsur gunung, air dan hutan yang selama ini menjadi ciri khas kekayaan alam Indonesia," tambahnya.

Pantauan detikcom, ribuan pengunjung tampak memadati pinggiran waduk yang sudah ada panggung hiburan musik dangdut. Artis Jawa Timur turut menghibur pengunjung, seperti Cak Sodiq Pantura, Ani Arlita, Fibri Viola, Lely Yuanita, Devina Safara, yang akan dipandu diiringi oleh OM New Monata.

Waduk Bening Widas Saradan Madiun, hampir 3 dekade dikelola oleh Perum Jasa Tirta I. Untuk masuk harga tiket hanya Rp 8 ribu/orang untuk hari libur. Sedangkan untuk hari biasa hanya Rp 5 ribu.


Sementara Direktur Operasional, Jasa Tirta I, Alfan Rianto mengatakan, pada perayaan tahun baru 2020, pihaknya menyajikan hiburan musik yang dihadirkan di unit-unit pariwisata Perum Jasa Tirta I. Hal ini untuk dapat menambah kegembiraan bagi masyarakat luas secara bersama-sama.

"Upaya pengembangan usaha pariwisata di kawasan waduk diharapkan dapat berkontribusi untuk memperkuat spirit pariwisata kita, yakni Pesona Indonesia. Tak lupa kita mengucapkan selamat menyambut Tahun Baru 2020 kepada seluruh lapisan masyarakat," ujar Alfian.

Manajer Utama Bisnis Strategis, Wahyu Dutonoto menjelaskan bahwa Pariwisata Bening memiliki keindahan alam yang luar biasa. Didukung oleh masyarakat yang ramah dan dekat dengan akses tol.

"Pariwisata Bening saat ini sedang dikembangkan, pada awal 2020 akan memiliki wajah baru serta diharapkan dapat memenuhi keinginan pengunjung dalam menikmati wisata waduk," ujar Wahyu.

Padatnya pengunjung yang menikmati wisata air dan orkes musik membuat jalur menuju lokasi mengalami antrian panjang. Kemacetan tampak mulai pintu masuk retribusi di ujung jalur arteri jalan raya Madiun Surabaya, hingga lokasi parkiran di pinggir area waduk di bawah pengelolaan Perum Jasa Tirta I.


Kasat Lantas Polres Madiun AKP Jimmy Heryanto Hasiolan menuturkan, pihaknya telah membuat perubahan arus menuju lokasi Wisata Wwaduk Bening untuk menghindari kemacetan panjang. Yakni kendaraan baik roda dua dan empat dibuat satu jalur untuk keluar masuk waduk.

"Kita sudah lakukan perubahan jalur masuk, lalu biasanya jalur dua arah terhitung mulai libur natal kita berlakukan satu arah. Untuk kendaraan masuk kita lewatkan jalur bawah pinggir hutan. Dan jalur utama ke waduk kita buat khusus untuk jalur keluar," ujarnya saat di lokasi. (fat/fat)