Kegiatan digelar setelah salat Subuh di Masjid AT-Taqwa Lapas Kelas II-A Banyuwangi, Selasa (31/12/2019). Beberapa warga binaan yang tersangkut kasus kriminalitas ini bergantian membaca Al-Quran.
Kepala Lapas Kelas II-A Banyuwangi Ketut Akbar Herry Achjar mengatakan, menjelang pergantian tahun, berbagai kegiatan keagamaan digelar di dalam Lapas Banyuwangi. Yang beragama Islam menggelar kegiatan khataman Al-Qur'an. Yang beragama lain juga menggelar kegiatan keagamaan lain.
"Kami berikan kebebasan kepada para warga binaan menggelar kegiatan positif, seperti khataman untuk yang muslim dan misa pergantian tahun untuk yang Nasrani," ujarnya kepada detikcom.
Khataman Al-Qur'an bakal digelar hingga selepas salat Isya. Selanjutnya akan digelar pembacaan selawat menjelang detik-detik pergantian tahun. Tak hanya itu, disediakan dua kambing untuk peringatan pergantian tahun.
"Kami siapkan dua kambing untuk makan-makan pergantian tahun," tambahnya.
Malam pergantian tahun di Lapas Kelas II-A Banyuwangi dengan kegiatan religi ini sebagai refleksi akhir tahun. Sehingga muncul kesadaran bagi warga binaan agar memperbaiki diri dan lebih baik lagi di tahun depan.
"Ini akan memunculkan rasa perbaikan diri bagi warga binaan. Dan ini sudah kita lakukan selama 2 tahun berturut-turut," tambahnya.
Sementara itu, kelompok kesenian Lapas Kelas II-A Banyuwangi turut serta meramaikan kegiatan perayaan pergantian tahun di kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini. Dua kelompok kesenian yang personelnya merupakan warga binaan bakal mengisi hiburan pergantian tahun di kafe dan destinasi wisata Pantai Marina Boom Banyuwangi.
"Tentu dengan pengawalan ketat dari personel kami. Mereka adalah kelompok musik Jeruji Reage, yang akan tampil di Sun Osing Beach, dan Band Kapox di Pantai Marina Boom Banyuwangi," pungkasnya.
Simak Video "Trompet Tradisional Banyumas untuk Sambut Tahun Baru"
(fat/fat)











































