Tindak Pidana 2019 Turun, Polisi Bojonegoro Sebut Penyelesaian Kasus Naik

Ainur Rofiq - detikNews
Selasa, 31 Des 2019 11:40 WIB
Foto: Ainur Rofiq
Bojonegoro - Polres Bojonegoro mencatat tindak kriminalitas di wilayah hukumnya selama tahun 2019 mengalami penurunan, jika dibanding tahun 2018. Untuk penyelesaian kasus meningkat 15 persen.

"Tahun 2019, untuk tindak pidana di wilayah hukum Polres Bojonegoro mengalami penurunan, sedangkan untuk penyelesaian kasus yang ditangani Sat Reskrim Polres Bojonegoro berikut Polsek jajaran mengalami peningkatan," jelas Kapolres Bojonegoro, AKBP Mbudi Hendrawan, dalam rilis akhir tahun, Selasa (31/12/2019).

Dalam paparannya, Kapolres Budi meyatakan tindak kriminal yang terjadi atau crime total (CT) sejumlah 428 kasus. Hal itu menurun 20 persen jika dibanding kasus tahun 2018, sejumlah 538 kasus.

Sementara untuk prosentase tingkat penyelesaian tindak pidana atau crime clearance (CC) pada tahun 2019 mencapai 71 persen. Ini mengalami peningkatan sebesar 15 persen, dibanding penyelesaian tindak pidana tahun 2018, yang mencapai 64 persen.

"Dengan adanya penurunan kasus dan penyelesaian kasus yang ditangani oleh penyidik mengindikasikan bahwa secara keseluruhan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Bojonegoro tetap kondusif," kata Kapolres Budi.

Sedangkan untuk crime index, yaitu kejahatan serius atau yang sering terjadi dan menimbulkan keresahan di masyarakat, pada tahun 2019 sejumlah 309 kasus. Ini juga mengalami penurunan sebesar 20 persen, jika dibanding kasus tahun 2018 sejumlah 385 kasus.


Tindak Pidana Khusus antara lain prostitusi, ITE pornografi, uang palsu, perlindungan konsumen, jaminan fidusia, perbankan, miras, ilegal logging, penambangan tanpa ijin, BBM ilegal. Kasus ini juga mengalami penurunan, tahun 2019 sejumlah 31 kasus, sedangkan tahun 2018 sejumlah 71 kasus, mengalami penurunan prosentase 56,33 persen.

Kasus lain yang mengalami kenaikan yakni kasus tindak pidana korupsi, pada tahun 2019 sejumlah 4 kasus, pada tahun 2018 sejumlah 2 kasus. Kasus ini mengalami kenaikan prosentase 100 persen. Dan kasus peredaran narkoba pada tahun 2019 sejumlah 49 kasus, untuk tahun 2018 sejumlah 36 kasus.

Keberhasilan menekan angka kriminalitas itu menurutnya berkat kerja keras dari anggota dilapangan yang diemban oleh Binmas dengan giat sambang warga, pembinaan masyarakat maupun deketsi dini dan penggalangan yang diemban oleh fungsi intelkam. Selain itu giat kepolisian preventive yang diemban oleh fungsi sabhara dan lalu lintas berupa patroli dan kegiatan razia maupun operasi kepolisin serta kegiatan kepolisian represif yang diemban oleh fungsi satreskrim berupa penegakan hukum.

Di samping itu tentu saja dukungan dan kerjasama seluruh komponen masyarakat serta efektifnya sinergi tiga pilar kamtibmas plus baik TNI, Polri, Pemda serta tokoh agama tokoh masyarakat.

Harapan Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan, kedepan mari kita mengamankan Bojonegoro yang menjadi tanggung jawab bersama.

"Mari bersama kita Jogo Bojonegoro, untuk mengamankan kota Bojonegoro yang kondusif. Kebersamaan yang sudah terjalin dengan baik, mari kita pertahankan, kita jaga dan kita tingkatkan serta salam kompak selalu," pungkas Kapolres asli kelahiran Bojonegoro. (fat/fat)