Kaleidoskop 2019

Saat Gunung Ijen di Banyuwangi Terbakar Hebat

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 31 Des 2019 08:41 WIB
Gunung Ranti terbakar (Foto: dok. BPBD Banyuwangi)
Banyuwangi - Gunung Ranti yang lokasinya bersebelahan dengan Gunung Ijen di wilayah Banyuwangi terbakar hebat pada pertengahan bulan Oktober. Kebakaran hebat ini membakar lebih dari separuh hutan yang berada di gunung yang berdampingan dengan Gunung Ijen itu. Diduga kebakaran hutan itu karena kesengajaan yang dilakukan oleh petani yang membuka lahan hutan.

Selang sehari, kebakaran hebat menjalar di pegunungan Ijen atau di sekitar Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen. Pohon dan ilalang di sekitar pintu masuk Obyek wisata yang berada di perbatasan antara Bondowoso dan Banyuwangi itu terbakar hebat.

Sebelumnya, kebakaran terjadi di wilayah Widodaren, sebelah Barat Daya pintu masuk ke jalur pendakian TWA Kawah Ijen, Minggu pagi (20/10/2019). Namun sejak sore, badai angin membuat api semakin membesar. Percikan api melompat ke lahan yang belum terbakar.

"Tadi hanya di sekitar Widodaren. Sekarang malah ke pintu masuk atau di belakang penjagaan TWA Kawah Ijen," ujar Eka Muharram, Kepala Bidang Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Banyuwangi kepada Detikcom, Minggu (20/10/2019).


Saat Gunung Ijen di Banyuwangi Terbakar HebatFoto: Ardian Fanani

Eka menambahkan, saat ini ada dua sumber api berbeda. Yakni di Gunung Ranti dan di pintu masuk menuju pendakian TWA Kawah Ijen. Kedua sumber api itu diduga karena adanya pembukaan lahan di Bondowoso. Ditambah lagi badai yang ada di wilayah tersebut membuat api cepat merambat.

"Kebakaran sangat luas. Posisi kiri dan kanan itu api semua," ujarnya.

Pemadaman kebakaran di Gunung Ranti, TWA Kawah Ijen dan Gunung Merapi Ungup-Ungup, lewat udara batal digelar hari ini. Pemadaman dengan menggunakan helikoper Water Bombing bakal digelar, Minggu (27/10/2019).

Helikopter Water Bombing yang sedianya akan memadamkan api baru tiba di Bandara Internasional Banyuwangi, Sabtu (26/10/2019) sore.


"Pesawat baru datang sore ini. Mereka akan beroperasi pada besok pagi (Minggu). Nantinya akan mengambil air laut dari Selat Bali," ujar Eka Muharram, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi kepada wartawan, Sabtu (26/10/2019).

"Teknisnya nanti heli akan mengambil air laut di Selat Bali. Kemudian akan dibawa ke titik-titik lokasi yang terbakar," tambah Eka.

Helikopter water bombing ini memadamkan api di kawasan Gunung Ranti dan Gunung Merapi Ungup-ungup. Ditambah lagi, hujan yang mengguyur kawasan pegunungan Ijen juga membantu padamnya titik-titik api yang masih menyala sisa dari kebakaran hutan. (fat/iwd)