63 Motor Berknalpot Brong Ditilang, Pemilik Dihukum Dorong Kendaraan 2 KM

Ainur Rofiq - detikNews
Minggu, 29 Des 2019 11:03 WIB
Satlantas Polres Bojonegoro amankan motor berknalpot brong (Foto: Ainur Rofiq/detikcom)
Bojonegoro - Mengantisipasi kegaduhan saat malam pergantian tahun, Satlantas Polres Bojonegoro bersama sabara, reskrim, menggelar Operasi Cipta Kondisi. Ada 63 unit motor berknalpot brong diamankan.

Selain ditilang di Terminal Rajekwesi, mereka juga diberi hukuman sosial mendorong motor ke kantor satlantas Jalan Imam Bonjol. Pengguna kendaraan roda dua yang melintas di Jalan Veteran, Stadion Letjen Sudirman dan seputaran Alun-Alun Bojonegoro, tak luput dari razia yang dipimpin langsung Kasatlantas AKP Bambang Prakoso.

Satu per satu motor yang rata-rata dikendarai kawula muda ini dipelototi petugas. Baik dari surat surat kepemilikan dan SIM, kelengkapan motor mulai spion, lampu, roda hingga knalpotnya tak standar hingga helm.

Lokasi paling banyak pelanggar saat petugas melakukan razia di Jalan Veteran dan Terminal Rajekwesi. 48 Unit motor roda dua terpaksa diamankan. Selain itu 13 motor diamankan di sekitar Stadion Letjen Sudirman, tepatnya Jalan Mastumapel sebanyak 2 motor.

"Razia kendaraan ini dilakukan untuk menertibkan para pengendara yang masih melanggar. Selain itu antisipasi adanya pelanggaran lalu lintas terutama yang masih menggunakan knalpot brong yang dapat menganggu masyarakat," kata kasatlantas, Minggu (29/12/2019).


Dalam razia kali ini, mereka yang melanggar langsung ditilang. Tetapi bagi kendaraan yang melanggar seperti perlengkapan kendaraan yang tidak sesuai dengan spesifikasi diantaranya knalpot bronk, ban roda yang tidak standar, terpaksa diamankan di kantor Satlantas Polres Bojonegoro.

Dari 63 unit kendaraan roda dua yang diamankan ini karena perlengkapannya tidak sesuai spesifikasi dan tidak dilengkapi surat-surat kendaraan.

"Kapok pak, malu disuruh dorong motor dilihat orang banyak," tambah Agus, salah satu pengendara motor yang ditilang.

Sementara pengendara yang melanggar rata-rata remaja diberi hukuman sosial, dengan mendorong motornya ke kantor Satlantas Polres Bojonegoro dengan berjalan kaki dengan dikawal langsung petugas.

"Menjelang perayaan pergantian malam Tahun Baru 2020, kami imbau agar tetap mentaati peraturan lalu lintas dalam berkendara. Serta tidak menggunakan knalpot brong yang dapat menganggu masyarakat, dan memicu adanya konflik. Dan kami tidak segan-segan menindak apabila masih ditemukan kendaraan bermotor yang masih menggunakan knalpot brong," tandasnya. (fat/fat)