7 Tuntutan dari Massa Aksi Bela Uighur di Konjen China Surabaya

Amir Baihaqi - detikNews
Jumat, 27 Des 2019 17:40 WIB
7 Tuntutan yang disampaikan ke satpam (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya - Ribuan Umat Islam menggelar aksi Bela Uighur di depan konsulat jendral (konjen) Republik Rakyat China di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya. Dalam aksinya mereka menuntut 7 tuntutan sebagai bentuk kepedulian kepada umat muslim Uighur.

"Kami dari aliansi Umat Islam Muslim Bela Uighur hari ini menyampaikan aspirasi kami sekaligus apa yang menjadi kewajiban kami sebagai kepedulian yang menimpa saudara muslim Uighur yang mengalami penyiksaan," kata koordinator aksi Syaifuddin Budiharjo kepada detikcom, Jumat (27/12/2019).

Syaifuddin mengaku akan kembali menggelar aksi dengan massa yang lebih besar jika pemerintah Republik China tetap menindas kaum muslim Uighur. Sebab, menurutnya aksi bela muslim Uighur tidak hanya dilakukan di Surabaya saja namun di kota-kita lain bahkan di negara lainnya.


"Aksi akan kami lakukan terus menerus selama solusi yang hami harapkan tidak terpenuhi. Kami datang dari beberapa aliansi di Surabaya bahkan bukan hanya di Surabaya di kota-kota besar Indonesia bahkan di negara lain juga," kata pria yang juga ketua LBH Pelita Umat itu.

"Kami satu suara menyerukan sama untuk menghentikan kejahatan yang terjadi di Uighur. Karena sesuai dengan Undang-undang kemanusiaan internasional itu adalah kejahatan kemanusiaan," tambahnya.

Dari pantauan di lokasi, dengan dikawal ketat polisi, mereka kemudian menitipkan 7 tuntutan kepada pihak Konjen China. Tak ada perwakilan dari konjen China yang keluar menemui perwakilan aksi massa. Surat tuntutan itu hanya dititipkan kepada satpam melalui pagar pintu konjen.

7 Tuntutan dari Massa Aksi Bela Uighur di Konjen China SurabayaFoto: Amir Baihaqi


Usai menyerahkan 8 tuntutan, massa aksi pada pukul 15.30 WIB kemudian berangsung-angsur membubarkan diri dengan tertib. Sementara itu arus lalu lintas dari arah Jalan Adityawarman menuju Jalan HR Muhammad juga kembali lancar.

Adapun 7 tuntutan yang diserahkan ke Konjen China yakni:

1. Mengutuk dan mengecam keras perilaku biadab rezim China yang memaksa akidah komunisme untuk mengganti akidah Islam Uighur.

2. Mendesak rezim komunis China untuk segera menghentikan segala tindak kekerasan terhadap warga muslim Uighur.

3. Mendesak kepada Pemerintah Republik Indonesia di bawah pimpinan presiden Jokowi untuk segera bersikap tegas dalam kasus Uighur.

4. Mendesak pemimpin, tentara dan kekuatan militer dari seluruh negeri-negeri Islam untuk mengobarkan jihad fi sabilillah.

5. Mengajak segenap kaum muslimin untuk serius dan bersungguh-sungguh dalam memperjuangkan syariah Islam secara kaffah.

6. Menyeruka kepada, ulama, kiai, mubaligh, khatib untuk mengangkat tema kezaliman, penindasan dan tindakan kekerasan yang dilakukan komunisme China terhadap kaum muslim Uighur.

7. Menyerukan kepada umat Islam untuk memperbanyak munajat kepada Allah SWT.



Kerangka di Septic Tank Itu Ternyata Ayu Shelisa, Hilang pada 2009:

[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)