Kaleidoskop 2019

Geger Banjir Tol di Madiun yang Terjadi Jelang Pilpres 2019

Sugeng Harianto - detikNews
Kamis, 26 Des 2019 12:15 WIB
Banjir Tol Ngawi-Kertosono di Madiun/Foto: ANTARA FOTO/Siswowidodo

Kritik oposisi ini pun lalu ditangkis oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Tim Penugasan Khusus TKN, Nusyirwan Soejono mengatakan wilayah terdampak banjir di Madiun mencapai 35 desa dari 7 kecamatan. Penyebab banjir yakni luapan sungai yang ada di wilayah tersebut. Jadi, dia melanjutkan, tol di Madiun terdampak banjir karena bencana, bukan kesalahan konstruksi.

"Jalan tol di manapun tidak dapat terhindarkan dari banjir apabila luapan sungai menggenangi kawasan yang sangat luas, termasuk di antaranya ada jalan tol seperti yang terjadi di ruas Tol Ngawi-Kertosono," kata Nusyirwan.


Berikut daftar wilayah yang terdampak banjir di Kabupaten Madiun pada Maret 2019:

1. Jalan Tol Ngawi-Kertosono 400 meter pada ruas +603.600 sampai dengan +604.000 (arah Surabaya-Jakarta).
2. Jalan nasional 100 meter di Desa Garong pada ruas +158.300 sampai dengan +158.400.
3. Tanggul Sungai Jeroan jebol 2 meter pada sisi kanan di Desa Babatan Lor.
4. Luapan pada pertemuan parapet Sungai Jeroan dengan jembatan gantung di Desa Purworejo dengan panjang 20 meter akibat tidak adanya stop log.
5. Luapan pada sisi kiri tanggul Sungai Jeroan sepanjang 500 meter di Desa Babatan Lor (akibat tinggi parapet lebih rendah 1 meter dari parapet sisi kanan).
6. Genangan pada daerah pemukiman dan persawahan seluas ribuan ha di Desa Babatan Lor, Garon, Gedungrejo, Purworejo, Warurejo, Glonggong Kabupaten Madiun.4.317 KK atau 17.268 jiwa terdampak banjir


Banjir di Kabupaten Madiun yang terjadi dalam beberapa hari itu melanda 57 desa yang tersebar di 12 kecamatan. Total kerugian mencapai puluhan miliar.

"Banjir Madiun kini data terbaru melanda 57 desa di 12 kecamatan. Total rumah yang terendam mencapai 5.086. Kerugian banjir ini mencapai Rp 53 miliar," Kata Bupati Madiun H Ahmad Dawami dalam pemaparannya kepada Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy di Posko Induk Bencana, Kantor Kecamatan Balerejo, Senin (11/3).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan, banjir yang terjadi di Madiun, Jawa Timur bukan karena pembangunan jalan tol. "Begini, banjir bukan karena tol. Banjir karena Sungai Jeroan, anak sungai Madiun yang namanya Gelonggong itu desanya Desa Gelonggong," kata Basuki usai uji coba MRT Jakarta di Stasiun Bundaran HI, Jakarta, Rabu (13/3).