Dihadiri Cak-Ning dan Pengusaha Muda, PDIP Nobar Film Naga Bonar Reborn

Hilda Meilisa - detikNews
Kamis, 19 Des 2019 08:56 WIB
Foto: Istimewa
Surabaya - DPC PDIP Kota Surabaya menggelar nonton bareng (nobar) film "Naga Bonar Reborn". Selain bagian dari konsolidasi politik yang diikuti jajaran pengurus tingkat kecamatan dan kelurahan, nobar digelar untuk semakin mendekatkan partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu dengan kalangan muda.

"Politik kan tidak melulu berisi orasi, debat, dan pertemuan serius, tapi juga bersifat menghibur. Kami ingin menciptakan, politik kegembiraan. Salah satunya lewat nobar film, Rabu (18/12/2019) malam," ujar Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Kamis (19/12/2012).

"Kami bersyukur, respons kawan-kawan luar biasa. Selain struktur PAC dan Ranting, hadir pula lebih dari 100 anak muda. Mulai Karang Taruna, pengusaha muda, paguyuban Cak dan Ning Surabaya, organisasi Bibit Unggul, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU), dan berbagai komunitas milenial," imbuhnya.

Pria yang akrba dipanggil Awi ini mengatakan di tengah serbuan film impor, kini lahir banyak film nasional. Dan, film-film nasional terbukti semakin bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

"Sejak era Pak Jokowi yang getol mengembangkan kebudayaan Nusantara, film nasional berkembang pesat, menjadi industri kreatif berbasis kebudayaan yang mampu bersaing dengan produk kebudayaan global seperti film Hollywood," jelasnya.

Ketua DPRD Surabaya itu mencontohkan film "Naga Bonar Reborn" yang selain menghibur, juga sarat pesan nasionalisme. Di film itu, selain beberapa aktor dan aktris papan atas, juga ada nama Ketua DPR RI Puan Maharani yang tampil menjadi cameo. Ketua DPR perempuan pertama dalam sejarah Indonesia itu berperan sebagai utusan Soekarno yang menemui rakyat Sumatera Utara di era pergolakan fisik 1945.


"Mbak Puan Maharani tampil sebagai cameo, saya kira itu salah satu bukti bahwa beliau mempunyai kebanggaan terhadap produk seni-budaya nasional. Dengan tampil secara langsung dalam film ini, Mbak Puan memberi dukungan tertinggi bagi pengembangan kebudayaan nasional, salah satunya melalui film," ujar Adi

Sebelum nobar, Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya Baktiono menyampaikan kepada ratusan penonton yang hadir, agar bisa memetik nilai-nilai nasionalisme dalam film ini.

"Kami bangga, selain Mbak Puan dikenal sebagai pemimpin politik pemerintahan saat ini, beliau mempunyai darah seni. Dan, dengan bermain film, Mbak Puan mengaktualkan talenta yang dimiliki," ujar Baktiono.

Dia menambahkan, nobar film ini juga dimanfaatkan PDIP Surabaya untuk memperkenalkan bakal calon wali kota dan Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya yang berlatar belakang kader aktif PDI Perjuangan kepada masyarakat.

"Kita mengundang Mas Whisnu Sakti Buana, Ibu Dyah Katarina, Cak Armuji, Anugerah Aryadi, Oni Setiawan, Eddy Tarmidi. Ada yang tidak bisa hadir karena kesibukan pribadi, tapi ada juga yang hadir. Kami perkenalkan ke publik dan jaringan kaum muda yang hadir," ujarnya.

Film "Naga Bonar Reborn" sendiri merupakan daur ulang film Naga Bonar (1987) yang sangat legendaris. Film yang dirilis akhir November 2019 itu dibintangi Gading Marten, Citra Kirana, Donny Damara, dan seniman-seniman tersohor lainnya. (hil/fat)