Produk Pertanian Jatim Senilai Rp 198 Miliar Diekspor ke 22 Negara

Suparno - detikNews
Rabu, 18 Des 2019 15:31 WIB
Pelepasan produk pertanian yang diekspor/Foto: Suparno
Sidoarjo - Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya mengekspor produk pertanian senilai Rp 198,06 miliar. Produk pertanian tersebut diekspor ke 22 negara.

Produk pertanian tersebut antara lain kopi, sarang burung walet dan cengkeh. Produk tersebut dikirim ke 22 negara oleh 34 eksportir.

Sejalan dengan arahan Presiden terkait ekspor dan investasi, seluruh jajaran Kementerian Pertanian fokus pada peningkatan ekspor produk pertanian. Seperti yang digaungkan Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam Gratieks atau Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor di Tahun 2024.


Upaya peningkatan tiga kali lipat ekspor ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Kepala Karantina Pertanian Surabaya Musyaffak Fauzi menyampaikan, kinerja sertifikasi di wilayah kerjanya hingga pertengahan Desember 2019 meningkat 0,2 persen untuk jumlah sertifikasi ekspor. Volume meningkat 14,52 persen. Lalu nilai ekonomi meningkat 7,4 persen dibanding 2018.

Dengan target ekspor yang diberikan, selain melakukan terobosan layanan, pihaknya akan terus meningkatkan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan di wilayah kerjanya. Ia juga menyebutkan telah melakukan pengetatan pengawasan terhadap lalu lintas hewan dan tumbuhan. Dengan tindakan karantina berupa penahanan, penolakan dan pemusnahan sebanyak 520 kali hingga akhir November 2019.

"Terus kawal SDA hayati kita, jika ada yang perlu diperkuat silahkan disiapkan dan diajukan. Terlebih dengan tugas memacu ekspor, siapkan road map-nya," kata Musyafak kepada wartawan usai melakukan ekspor di kantornya, Rabu (18/12/2019).
Selanjutnya
Halaman
1 2