Kedatangan Jenazah TKI yang Dibunuh di Malaysia Disambut Hujan Tangis

Adhar Muttaqin - detikNews
Jumat, 13 Des 2019 20:39 WIB
Jenazah Ilyas dibawa menuju pemakaman (Foto: Adhar Muttaqin)
Trenggalek - Kedatangan jenazah Ilyas Setiawan TKI asal Trenggalek yang menjadi korban pembunuhan di Serawak Malaysia disambut isak tangis keluarga. Bahkan kakak korban sempat pingsan.

Dengan menggunakan ambulans Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur jenazah Ilyas tiba di rumah duka di Desa Parakan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek pasang Jumat petang. Tangis haru para pelayat dan keluarga langsung pecah saat jenazah dibawa ke masjid setempat untuk disalatkan.

Jenazah Ilyas selanjutnya dibawa kembali ke rumah duka untuk prosesi pemberangkatan ke pemakaman umum Desa Parakan. Ratusan warga mengiringi pemakaman Ilyas, sejumlah pejabat Pemkab Trenggalek, kepolisian dan kodim juga turut menghadiri prosesi pemakaman.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Trenggalek, Nanang Budiarto, mengatakan proses pemulangan jenazah Malaysia tersebut berlangsung lancar dan tidak ada kendala yang berarti.


"Begitu kami mendapat kabar kematian Ilyas ini, kami langsung berkoordinasi dengan Pemprov Jatim, KJRI hingga kepolisian. Alhamdulillah semua berjalan lancar," kata Nanang, Jumat (13/12/2019).

Pihaknya menyebut, Ilyas menjadi korban pembunuhan di Malaysia pada Kamis (5/12/2019) lalu. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di perkebunan kelapa sawit di Serawak.

Sementara itu kakak ipar Ilyas, Mohammad Jalil, mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa adiknya. Pihaknya mendoakan Ilyas mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

"Terkait kasus yang saat ini ditangani kepolisian Malaysia, kami berharap bisa diusut tuntas, terutama kepada orang yang telah berbuat pada adik saya" kata Jalil.


Jalil menambahkan selama ini korban rutin berkomunikasi dengan keluarga di Trenggalek, bahkan sehari sebelum kematian masih berkomunikasi melalui sambungan telepon.

"Selama ini tidak ada masalah, kami juga sempat komunikasi dengan baik," imbuhnya.

Sebelumnya Ilyas Setiawan ditemukan tewas bersimbah darah di perkebunan kelapa sawit di Serian, Serawak, Malaysia. Pada leher korban terdapat luka sayatan sepanjang 9 sentimeter.

Dari penyelidikan Kepolisian Diraja Malaysia, akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap Ilyas. Tersangka tidak lain adalah rekan kerjanya sendiri, H asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Aksi pembunuhan tersebut diduga dipicu terkait persoalan giliran memasak di tenda pekerja kebun sawit. (iwd/iwd)