Pengiriman 1,5 Juta Pil Koplo ke Banyuwangi Digagalkan

Amir Baihaqi - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 22:03 WIB
Tumpukan kardus berisi 1,5 juta pil koplo (Foto: Istimewa)
Tumpukan kardus berisi 1,5 juta pil koplo (Foto: Istimewa)
Surabaya - Polisi kembali menyita jutaan pil koplo di Surabaya. Bila sebelumnya menyita 2 juta pil koplo dari sebuah kantor ekspedisi, kali ini sebanyak 1,5 juta pil koplo di sita.

Sebanyak 1,5 juta pil koplo jenis dextro itu rencananya akan dikirim ke Banyuwangi melalui ekspedisi. Kasat Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian penggagalan pengiriman jutaan pil itu berkat pengembangan dari 2 juta pil dobel L sebelumnya.

"Kami kembangkan terus kita cek kok ada kiriman lagi. Pas kita buka ternyata 1,5 juta pil dextro yang dikemas dalam kardus," kata Memo kepada detikcom, Selasa (10/12/2019).

Sama seperti pengiriman sebelumnya, Memo mengungkapkan pil tersebut juga berhasil ditemukan di sekitar gudang ekpedisi yang akan dikirim ke Banyuwangi. Sedangkan pengirimnya juga diketahui sama, dari Jogja.


"Kami temukan agak dekat-dekat situ juga di gudang ekspedisi. Itu mau dikirim ke Banyuwangi. Makanya masih kami lidik," ungkapnya.

"Sama pengirimnya. Dari Jogja tapi Jogja mana mau cek ke sana sudah ramai," tambah Memo.

Ditanya apakah pemesan 1,5 juta pil dextro sudah diketahui? Memo mengaku masih belum mengetahuinya. Untuk itu pihaknya masih akan menyelidikinya.


"Pemesannya dextro belum kita ketahui ini kita juga masih lidik. Tapi yang pemesannya dobel L sebelumnya sudah kita ketahui," tandasnya.

Sebelumnya, polisi menggagalkan pengiriman 2 juta butir pil dobel L ke Jatim. Jutaan butir pil dobel L tersebut disita dalam puluhan kardus di sebuah kantor ekspedisi di Surabaya.

Tak hanya mengamankan jutaan pil koplo tersebut, polisi juga mengamankan tiga orang yang diduga terlibat kasus tersebut. (iwd/iwd)