Air Bengawan Solo yang Hitam Kecokelatan Berasal dari Wilayah Hulu

Eko Sudjarwo - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 14:39 WIB
Air Sungai Bengawan Solo yang hitam kecokelatan/Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - PDAM Lamongan mengakui air baku dari Bengawan Solo saat ini berwarna hitam kecokelatan. Sebelum PDAM Lamongan, PDAM Cepu dan Bojonegoro sudah lebih dulu terdampak.

"Kondisi distribusi air PDAM ke Lamongan dari IPA Babat dan IPA Plosowahyu pada Senin (9/12) terjadi perubahan air baku pada jam 05.00 WIB. Berubah fisik dengan warna cokelat kehitaman," terang Direktur PDAM Lamongan, Ali Mahfudim, Selasa (10/12/2019).


Perubahan warna ini, menurut Ali, merupakan kiriman air dari wilayah hulu Bengawan Solo. Yang terdampak pertama kali yakni PDAM Cepu pada 28 November lalu.

Selanjutnya pada 2-3 Desember lalu, kondisi air Bengawan Solo yang hitam kecokelatan juga berdampak pada PDAM Kalitidu dan PDAM Bojonegoro. Upaya yang dilakukan PDAM Lamongan, imbuh Ali, yakni dengan menambah dosis kaporit, PAC dan Ultrasol NL.65 untuk mereduksi warna.


"Karena kondisi warna air baku yang berubah-ubah, operator IPA harus menentukan dosis yang pas setiap ada perubahan warna," terangnya.

Disamping itu, PDAM Lamongan juga terus berkoordinasi dengan pihak Perum Jasa Tirta I (PJT I) untuk melepas air baku di bendung gerak Babat agar kepekatan warna hitam berkurang. "Operator IPA tetap melakukan upaya-upaya agar kualitas tetap lebih baik," ujarnya. (sun/bdh)