DLH Lamongan Ambil Sampel Air Bengawan Solo yang Hitam Kecokelatan

Eko Sudjarwo - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 13:26 WIB
Air Sungai Bengawan Solo yang hitam kecokelatan (Eko Sudjarwo/detikcom)
Lamongan - DLH Lamongan mengecek kondisi air Bengawan Solo yang berubah warna menjadi hitam kecokelatan. Pihaknya juga sudah mengambil sampel air sungai terpanjang di Jawa tersebut.

Kasi Amdal dan Perizinan Lingkungan DLH Lamongan Inganatul Muhimmah mengatakan sampel air diambil untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. "Kemarin kami juga sudah mengambil sampel di beberapa titik sepanjang aliran Bengawan Solo. Salah satunya di Kecamatan Karanggeneng," ujar Muhimmah saat dihubungi wartawan, Selasa (10/12/2019).

Hasil penelitian sementara, kata Muhimmah, menunjukkan air Bengawan Solo tercemar yang dibuktikan dengan perubahan warna air. "Dari hasil penelitian sementara, statusnya saat ini memang tercemar sedang, yang ditunjukkan dengan kondisi airnya yang sudah berubah warna menjadi cokelat kehitaman," imbuhnya.


Menurutnya, sejauh ini air tersebut masih bisa digunakan masyarakat untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Seperti untuk mandi atau mencuci. Hima juga menerangkan, sejauh ini belum ada laporan dari masyarakat setempat mengenai imbas kesehatan yang dialami oleh warga terkait pencemaran yang terjadi di Bengawan Solo.

"Karena pasokan PDAM Lamongan sebagian dari Sungai Bengawan Solo, ya secara otomatis (air) ikut masuk ke rumah pelanggan. Untuk mandi atau mencuci masih bisa, asalkan jangan dikonsumsi untuk minum atau keperluan memasak," paparnya.


Lebih jauh Hima menyarankan PDAM Lamongan dan pihak-pihak yang mengambil bahan baku dari Bengawan Solo untuk meningkatkan proteksi dan pengolahan air sebelum air disalurkan kepada masyarakat. "Bisa jadi ini adalah imbas pencemaran yang terjadi di Bengawan Solo yang ada di Jawa Tengah, dengan air mulai mengalir ke wilayah Lamongan saat ini. Sebab, kemarin kan juga ada pencemaran industri tekstil dan minuman di wilayah Jawa Tengah," lanjutnya.

Sebelumnya, warga di sekitar Bengawan Solo menyampaikan bahwa air sungai mulai berubah warna sejak dua hari terakhir. Perubahan air di sungai tersebut berimbas pada air PDAM di Lamongan.
Halaman

(sun/bdh)