Angin Kencang di Ponorogo Geser Kubah Masjid Hingga Picu Macet 4 Km

Charoline Pebrianti - detikNews
Sabtu, 07 Des 2019 21:48 WIB
Kubah masjid yang bergeser (Foto: Charoline Pebrianti)
Kubah masjid yang bergeser (Foto: Charoline Pebrianti)
Ponorogo - Hujan dan angin kencang yang terjadi di Ponorogo menyebabkan pohon tumbang di sepanjang jalan raya Ponorogo-Pacitan, tepatnya di jalan dari Kecamatan Balong hingga Kecamatan Slahung. Tumbangnya pohon itu membuat kemacetan sejauh 4 kilometer.

"Akibat pohon tumbang menyebabkan kemacetan sejauh 4 kilometer," ujar anggota Polsek Balong Bripka Sugianto kepada detikcom di lokasi, Sabtu (7/12/2019).

Petugas dari kepolisian, TNI, BPBD, Rapi dibantu warga setempat melakukan pembersihan batang kayu dari jalan raya. Proses pembersihan dilakukan mulai pukul 15.00 hingga sekarang.

"Warga khawatir pohon banyak pohon yang miring, sehingga langsung ditebang demi keamanan," kata Sugianto.


Sugianto menambahkan pohon yang tumbang mengakibatkan beberapa truk besar tertahan karena tidak bisa melintas.

"Ini dibuka jalannya tapi dengan sistem buka tutup, karena banyak potongan batang pohon dipinggir jalan yang membahayakan pengendara," kata Sugianto.

Pantauan detikcom hingga saat ini proses pembersihan masih terus dilakukan oleh petugas dan warga menggunakan gergaji mesin dan alat seadanya.

"Ada beberapa pohon tua dan miring akan kami tebang," tandas Sugianto.

Sementara, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Setyo Budiono mengatakan akibat angin kencang ada kubah masjid yang bergeser.

Foto: Charoline Pebrianti


"Lokasinya di Desa Bedi Kulon, Kecamatan Bungkal, kubah masjid bergeser sedikit. Untungnya tidak sampai jatuh," terang Budi sapaannya.

Data di BPBD Ponorogo, hujan disertai angin menyebabkan sejumlah pohon tumbang di tiga kecamatan yakni Balong, Bungkal, Slahung.

Rinciannya untuk Kecamatan Balong meliputi Desa Singkil, Desa Balong, Desa Ngumpul, Desa Ngraket, Desa Dadapan dan Desa Purworejo.

Kemudian, wilayah Kecamatan Bungkal meliputi Desa Bancar, Desa Bedi Wetan dan Desa Bedi Kulon. Sedangkan Desa Nailan di wilayah Kecamatan Slahung ada pohon tumbang menimpa pagar rumah warga dan kabel jaringan telkom. (iwd/iwd)