TED Fest 2019 di Surabaya Diikuti Ratusan Peserta

Amir Baihaqi - detikNews
Kamis, 05 Des 2019 21:36 WIB
TED Fest 2019/Foto: Istimewa
TED Fest 2019/Foto: Istimewa
Surabaya - Ratusan karyawan Telkomsel tingkat area, regional, branch, mahasiswa dan berbagai komunitas teknologi mengikuti Transformational Expert Development Festival (TED Fest) 2019. Acara yang digelar di Dyandra Convention Center itu juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Direktur Human Capital Management Telkomsel Irfan A Tachrir mengatakan, acara TED Fest baru pertama kali digelar. Dari kegiatan ini, Telkomsel berharap mampu mendorong para insan Telkomsel untuk menjadi sumber daya manusia (SDM) yang unggul dalam menghadapi Industri 4.0

"TED Fest yang baru pertama kali digelar ini merupakan serangkaian konferensi, seminar, dan diskusi panel yang memberikan kesempatan kepada seluruh karyawan Telkomsel tingkat area, regional, dan branch serta mahasiswa dan komunitas untuk mengembangkan kemampuan-kemampuan baru. Khususnya di bidang digital," kata Irfan dalam keterangan resminya yang diterima detikcom, Kamis (5/12/2019).

"Acara ini mengusung tema We The People 4.0, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong para insan Telkomsel untuk menjadi sumber daya manusia (SDM) yang unggul dalam menghadapi Industri 4.0. Sekaligus memiliki daya saing di era digital yang disruptif ini," tambah Irfan.


Sementara Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak mengaku terkesan dengan antusias para generasi milenial yang hadir. Ia juga mengapresiasi acara yang digelar oleh Telkomsel itu. Sebab, acara itu merupakan yang dibutuhkan saat ini.

"Saya sangat terkesan bahwa acara ini berhasil menggugah minat generasi-generasi penerus bangsa kita yang ada di Jawa Timur, yang ada di Surabaya untuk hadir dan mendengarkan langsung dari narasumber-narasumber yang sangat kompeten, mengenai perkembangan di dunia teknologi, di dunia digital, dan juga khusus mengenai isu data science," kata Emil.

"Saya juga berterima kasih kepada Telkomsel karena ini adalah bagian dari apa yang dibutuhkan untuk membangun connectivity, collaboration, dan commercial potential dari industri masa depan di Jawa Timur," tambah mantan bupati Trenggalek itu.
Selanjutnya
Halaman
1 2