Pencuri yang Viral Karena Selalu Bawa Anak Saat Beraksi Akhirnya Tertangkap

Amir Baihaqi - detikNews
Kamis, 05 Des 2019 20:15 WIB
Foto: Amir Baihaqi
Foto: Amir Baihaqi
Surabaya - M Nasir (43), pelaku pencurian di sejumlah toko di Surabaya ditangkap. Saat melakukan aksi kejahatannya, Nasir selalu mengajak anak kandungnya yang masih berusia 7 tahun.

Aksinya yang selalu mengajak anaknya itu menjadi viral. Sejumlah rekaman aksi pencuriannya yang terekam CCTV viral di media sosial.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho mengatakan pelaku dan anaknya menurut pengakuannya sudah melakukan aksinya di 7 lokasi yang berbeda. Dalam aksinya, tersangka selalu menyuruh anaknya mengambil barang untuk mengelabui penjaga atau pemilik toko.

"Kasusnya ini viral di medsos. Pelaku ini sudah kurang lebih 7 kali, ada berita atau rekamannya di YouTube yang tersebar dari rekaman CCTV pencurian yang dilakukan. Uniknya pelaku mengajak anaknya untuk bisa memudahkan dalam rangka pencurian tersebut," kata Kapolrestabes saat rilis di Mapolsek Wonocolo, Kamis (5/12/2019).


"Ketika yang jaga, pembeli atau pemilik lengah maka anaknya diminta untuk mengambil handphone atau yang bisa dijual yang nantinya dimasukan di celana," tambahnya.

Sandi menambahkan saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan. Hal itu dilakukan untuk mengetahui apakah ada lokasi lain yang menjadi sasaran pelaku yang belum diketahui.

"Ini masih dikembangkan lagi. Siapa tahu kasusnya masih ada di TKP lainnya. Sekaligus kami juga mengimbau kepada maayarakat Surabaya mungkin ada kasus serupa bisa dilaporkan kepada kami," imbau mantan Kapolrestabes Medan, Sumatera Utara itu.

Sedangkan untuk anaknya, lanjut ia, walaupun ikut pencurian bersama bapaknya, tetapi statusnya hanya dikenakan sebagai saksi. Selama proses itu juga, anaknya akan mendapat pendampingan dari Badan Pemasyarakatan (Bapas).

"Anaknya nanti sementara kami periksa sebagai saksi. Walaupun dia anak-anak tetapi nanti dia didampingi Bapas dan kelanjutannya akan kita kembalikan ke orang tuanya," terangnya.

"Ini juga masih kami alami apakah saat mengambil itu dipaksa sama bapaknya atau mungkin diiming-imingi atau bahkan diancam kami masih mendalami," lanjut Kapolrestabes.

Dikatakan Sandi, pelaku tak hanya akan dikenakan pasal pencurian, tetapi berlapis. Sebab, dalam setiap aksinya, pelaku selalu melibatkan dan menyuruh anaknya untuk melakukan pencurian.


"Untuk pasal-pasal yang diterapkan bukan hanya pasal pencurian tapi juga akan dikenakan pasal lainnya yang memberatkan. Karena menyuruh, memaksa anak di bawah umur untuk mencuri," tegasnya.

Pelaku sendiri, selain menyuruh anaknya untuk mencuri, juga selalu menggunakan berbagai jimat. Hal itu digunakan sebagai bekal keselamatannya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan dua dus boks handphone dari berbagai merek hasil curian. Sepeda motor Yamaha Yupiter nopol B 6712 UPW milik pelaku juga turut serta diamankan.

Sementara itu, Kapolsek Wonocolo Kompol Masdawati mengatakan anak pelaku yang selalu diajak mencuri diketahui tidak sekolah. Sedangkan ibunya saat ini menjadi TKW.

"Anaknya ini kita ketahui tidak sekolah. Sedangkan ibunya saat ini merupakan TKW di Taiwan," tandas Masdawati. (iwd/iwd)