Kemenag Jatim Akan Tarik Semua Soal Ujian Tentang Khilafah di Kediri

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Kamis, 05 Des 2019 12:48 WIB
Plt Kepala Kanwil Kemenag Jatim Moch Amin Machfud (berkopiah)/Foto: Hilda Meilisa Rinanda

Tak hanya itu, Amin menyebut persoalan mengenai paham di Indonesia harusnya sudah rampung. Menurutnya hal tersebut tidak boleh diajarkan ke siswa karena ada paham yang sudah diterapkan di Indonesia.

"Dan kita harus mengacu kepada mazhab yang sudah disepakati oleh seluruh kiai, ulama dan seluruh masyarakat Indonesia. Kemudian yang kedua harus sudah selesai dengan paham kebangsaan artinya Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan undang-undang ini sudah harga mati. Ini adalah merupakan hasil dari ijtihad founding father kita yang untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," imbuhnya.


Di kesempatan yang sama, Amin juga meminta maaf kepada para kiai dan ulama di Indonesia atas kejadian seperti ini. Amin menegaskan pihaknya akan melakukan pengawasan menyeluruh agar kejadian serupa tak lagi terulang.

"Secara institusi, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur mohon maaf kepada para tokoh, para kiai, para ulama atas kejadian seperti ini," lanjutnya.

Ada beberapa soal yang membahas tentang khilafah dalam ujian pelajaran fiqih kemarin di Kediri. Misalnya tentang tujuan dibentuknya khilafah, dalil penerapan khilafah hingga dasar dibentuknya khilafah.
(sun/bdh)