Angin Kencang Disertai Hujan Es, 77 Rumah Warga di Situbondo Rusak

Angin Kencang Disertai Hujan Es, 77 Rumah Warga di Situbondo Rusak

Ghazali Dasuqi - detikNews
Rabu, 04 Des 2019 23:16 WIB
Salah satu rumah yang diterjang angin kencang (Foto: Ghazali Dasuqi)
Salah satu rumah yang diterjang angin kencang (Foto: Ghazali Dasuqi)
Situbondo - Hujan es terjadi di Kecamatan Jatibanteng, Situbondo. Es berjatuhan di tengah hujan yang mengguyur deras disertai dengan angin kencang.

Akibatnya, ada 77 rumah warga di Kecamatan Jatibanteng yang mengalami rusak. Puluhan rumah rusak itu tersebar di tiga Desa, yakni Desa Semambung, Desa Sumberanyar, dan Desa Kecamatan Jatibanteng.

"Ada 77 rumah yang rusak, baik rusak ringan hingga rusak berat. Tidak ada korban jiwa maupun cedera dalam musibah bencana ini," kata Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo Puriyono, Rabu (4/12/2019).


Keterangan yang diperoleh detikcom menyebutkan, hujan es di Kecamatan Jatibanteng terjadi di tengah hujan yang mengguyur deras disertai angin kencang. Akibatnya ada puluhan rumah warga yang mengalami rusak. Ada yang bagian atap rumahnya ambrol, genteng berjatuhan, hingga seng-sengnya beterbangan.

Tak heran, bencana ini sempat memicu kepanikan warga. Sebagian langsung memilih keluar rumah menerobos derasnya hujan. Mereka berlindung di tempat-tempat yang dianggap aman dari ancaman rumah ambruk atau pohon tumbang.

"Untung Hujan disertai angin kencang itu tidak terlalu lama. Hanya sekitar 10-15 menit. Tapi dampaknya sudah cukup parah," tandas Puriyono.


Ada sekitar 77 rumah rusak akibat hujan deras disertai angin kencang tersebut. Kerusakan terbanyak terjadi di Desa Sumberanyar, yang mencapai 37 rumah warga. Berikutnya, di Desa Semambung yang mencapai 34 rumah yang rusak. Sementara di Desa Jatibanteng ada 6 rumah warga yang mengalami kerusakan.

"Sebagian bahkan sampai rusak berat. Tadi warga langsung bergotong royong membersihkan puing-puing rumah yang terkena dampak," papar Puriyono. (iwd/iwd)