Nasib Jariyah yang Tak Bisa Melihat Gara-gara Benjolan di Kedua Mata

Purwo Sumodiharjo - detikNews
Selasa, 03 Des 2019 09:14 WIB
Jariyah (50) saat dijenguk Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pacitan Ny Luki Indartato. (Foto: Purwo Sumodiharjo)
Jariyah (50) saat dijenguk Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pacitan Ny Luki Indartato. (Foto: Purwo Sumodiharjo)

Tentu saja serangan serangga tersebut meninggalkan rasa perih. Anehnya, makin hari rasa perih itu bertambah ekstrem. Lama kelamaan mata kanannya membengkak hingga sama sekali tak bisa digunakan untuk melihat.

Meski sebelah matanya tak berfungsi, aktivitas keseharian Jariyah tetap berlangsung seperti biasa. Hutan dan ladang menjadi tujuan rutin tiap hari. Hingga suatu ketika Jariyah merasakan gigitan semut pada kelopak mata kiri.

"Dangu-dangu abuh, terus dadose ngeten niki (Lama-lama bengkak, terus jadinya seperti ini)," tuturnya sembari menyeka mata kirinya dengan sapu tangan.


Derita tak berhenti sampai di situ. Bersamaan pembengkakan pada kedua mata, benjolan juga muncul pada pipi kanan Jariyah. Benjolan itu terus membesar hingga membuat wajah aslinya sulit dikenali. Kadang dia mengeluh gatal di titik itu.

Beragam upaya ditempuh untuk mencari kesembuhan bagi Jariyah. Pengobatan medis dia jalani sejak tingkat puskesmas hingga rawat inap di RSUD dr Darsono. Puncaknya, Jariyah dirujuk ke RS Sardjito, Yogyakarta.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3