detikNews
Senin 02 Desember 2019, 18:10 WIB

Jelang Musim Hujan, Risma Sidak Rumah Pompa dan Tanggul

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Jelang Musim Hujan, Risma Sidak Rumah Pompa dan Tanggul Risma sidak pintu air di Pakal (Foto: Deny Prastyo Utom)
Surabaya - Jelang musim penghujan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan sidak di sejumlah tempat. Salah satunya pembangunan tanggul di kawasan Kelurahan Sumberejo, Pakal.

Mengawali sidak, Risma melalukan pengecekan di rumah pompa yang berada di kawasan Jalan Ikan Mungsing di Kecamatan Krembangan. Kemudian rombongan meninjau langsung pembangunan tanggul dan rumah pompa yang hampir selesai pembangunannya. Tiba di lokasi, Risma langsung turun ke pembangunan rumah Pompa.

"Jadi ini dasar sungai, nanti airnya yang mengalir di kawasan Sumberejo bisa teratasi," kata Risma kepada wartawan saat sidak di rumah pompa di Tambakrejo, Pakal, Senin (2/12/2019).

Risma mengatakan rumah pompa dan tanggul di kawasan Kelurahan Tambakrejo, Pakal ini untuk mengatasi persoalan banjir di kawasan Surabaya Barat akibat limpasan banjir dari kabupaten yang berbatasan dengan Kota Surabaya.


"Ini kami buat pompa dan tanggul. Inikan sudah kita tanggul semua,"ujar Risma.

Risma menjelaskan saat ini dalam proses pembangunan sudah ada tiga pompa yang akan dipasang. Rencananya akan menambah enam pompa dengan kapasitas 3 meter kubik.

"Alhamdulillah rencana pompa datang tanggal 10, tapi ini sudah datang. Insyaallah minggu depan bisa dipasang," ungkap Risma.

Selain itu, dalam proses pembuatan tanggul, pemkot memanfaatkan tanah BTKD yang ada dikawasan tersebut seluas 150 hektar. Sebanyak 1,5 hektar sudah dijadikan bozem.


"Kami manfaatkan buat membuat tanggul, selain itu kami juga buat bozem untuk resapan air dan aliran rumah pompa," ujar Risma.

Sementara itu, untuk pembangunan tanggul sepanjang 5 kilometer, Risma mengatakan pada awal tahun diharapkan bisa diselesaikan.

Selain melakukan sidak di kawasan Kelurahan Sumberejo, Risma juga meninjau proyek pembangunan box culvert yang berada di kawasan Sememi. Proyek pembangunan multi year itu, saat ini masih kurang 1,8 kilometer.

"Tahun ini ditambahkan 800 meter. Karena pembangunanan multi years, Kontraknya akan habis pada bulan Agustus 2020 nanti. Tapi untuk wilayah kritis bisa teratasi," tandas Risma.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com