Warga Surabaya Ini Gugat Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan ke MA

Amir Baihaqi - detikNews
Kamis, 28 Nov 2019 18:42 WIB
Pengadilan Negeri Surabaya (Amir Baihaqi/detikcom)
Pengadilan Negeri Surabaya (Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya - Seorang warga Surabaya bernama Kusnan Hadi (48) menggugat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Kenaikan Iuran BPJS 100 Persen. Gugatan itu dilayangkan ke Mahkamah Agung (MA) melalui Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

"Kami sudah masukkan gugatan ke PN Surabaya pada Jumat (1/11). Dan hingga saat ini kami masih menunggu putusan dari MA," kata Kusnan kepada detikcom, Kamis (28/11/2019).

Kusnan berharap gugatan itu segera dikabulkan oleh MA dan kenaikan 100 persen bisa dianulir. Ia bahkan berharap putusan keluar sebelum Januari 2020.


"Semoga sebelum Januari 2020 putusan dari MA sudah keluar. Dan diterima oleh MA kembali seperti dulu," tutur pria yang juga pengusaha warung kopi itu.

Menurut Kusnan, ia sebenarnya tidak mempermasalahkan kenaikan iuran BPJS, namun ia meminta agar manajemen dibenahi. Sebab, ia yakin sumber masalah ada pada manajemen yang bobrok, sehingga bukan malah masyarakat yang harus dibebani dengan kenaikan.

"Saya yakin manajemen ini tidak bagus. Bobrok. Untuk kenaikan, sekali lagi, perbaiki manajemen terlebih dahulu. Jangan masyarakat yang harus dibebani seperti ini," tegas Kusnan.
Selanjutnya
Halaman
1 2