Tingkatkan Industri Kerajinan, Dekranasda Bandung Belajar ke Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 25 Nov 2019 17:29 WIB
Dekranasda Kota Bandung Belajar ke Banyuwangi (Ardian Fanani/detikcom)
Dekranasda Kota Bandung Belajar ke Banyuwangi (Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bandung Hj Siti Muntamah Oded berkunjung ke Banyuwangi. Bersama 30 anggota tim Dekranasda, istri Wali Kota Bandung H Oded Muhammad Danial ini ingin belajar lebih dalam ke Banyuwangi untuk meningkatkan industri kerajinan lokal.

Ny Siti Oded mengatakan pihaknya mengapresiasi Dekranasda Banyuwangi yang menggulirkan berbagai regulasi yang mampu menggerakkan perajin daerah. Dekranasda Banyuwangi dinilai mampu mengkolaborasikan regulasi pemda dengan potensi yang ada dalam masyarakat sehingga industri kerajinan di daerah ini berkembang signifikan.

"Inilah alasan kami ke Banyuwangi untuk belajar bagaimana Dekranasda Banyuwangi meningkatkan kualitas perajin lokal, sehingga produknya bisa diterima pasar regional hingga mancanegara," kata Ny Siti Oded saat diterima Ketua Dekranasda Banyuwangi Ny Ipuk Fiestiandani Azwar Anas di Lounge, Senin (25/11/2019).

Tak hanya belajar, tambah dia, kedatangannya bersama rombongan juga untuk menjajaki kemungkinan kerja sama. Hal ini, terang dia, diharapkan dapat membantu upaya pengembangan industri kreatif di Kota Bandung, yang memiliki keterbatasan di bidang sumber daya alam (SDA).

"Potensi kami banyak, hanya sumber daya alam (SDA)-nya terbatas. Kalau ada SDA yang bisa dikerjasamakan, mungkin Banyuwangi bisa memasok bahan serat ke Bandung atau bahan baku lainnya. Jadi ada business matching," ujarnya.


Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Banyuwangi Ny Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyambut hangat kunjungan rombongan Dekranasda Kota Bandung ini. Pihaknya pun juga membuka luas peluang kerja sama yang diajukan Dekranasda Bandung.

"Selamat datang di Banyuwangi. Semoga kunjungan ini bisa kita jadikan ajang sharing untuk membangun daerah lewat Dekranasda. Kami juga senang jika bisa terjalin kerja sama untuk membangkitkan industri kreatif," kata Ny Dhani Azwar Anas.

Ny Ipuk menjelaskan, ada beberapa hal yang telah dilakukan Dekranasda untuk mendorong pelaku industri kecil dan menengah (IKM) maupun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Banyuwangi maju. Di antaranya menggelar berbagai pelatihan, mulai batik, kopi, hingga internet marketing untuk mendongkrak pemasaran produk via daring.

"Kami juga telah membuka SMK jurusan batik dan kopi. Ini sebagai upaya untuk menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini kepada anak-anak Banyuwangi, terutama di bidang batik dan kopi yang memang berlimpah di sini," ujarnya.

Rombongan Dekranasda Kota Bandung ini berada di Banyuwangi selama tiga hari, sejak Senin hingga Rabu (25-27/11/2019). Mereka mengunjungi sejumlah pusat pelayanan publik, seperti pendopo dan lounge pemkab, mencicipi kopi khas Banyuwangi dan mengunjungi galeri batik yang memajang berbagai motif batik Banyuwangi produksi sejumlah IKM lokal. Mereka juga ke sejumlah IKM, seperti Batik Gondo Arum dan Banyuwangi Creative Craft. Selain itu, dijadwalkan mengeksplorasi destinasi wisata, di antaranya Bangsring Under Water.

Tonton juga Semarak Batik Blarak Sempal di Banyuwangi Batik Festival 2019 :

[Gambas:Video 20detik]

(fat/fat)