Pemprov Jatim Dorong Masyarakat Gerakkan One Student One Account

Hilda Meilisa - detikNews
Senin, 25 Nov 2019 09:19 WIB
Foto: dok. Istimewa
Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur ingin masyarakat gemar menabung sejak dini. Untuk itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa mencanangkan program One Student One Account.

Program ini dijalankan dengan menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional IV Jatim dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim. Gerakan ini dimulai dengan penandatanganan komitmen bersama antara Gubernur Jatim, Kepala OJK Regional IV Jatim, dan Plt Pgs Direktur Utama Bank Jatim saat rakor Provinsi Jatim tahun 2019.

Gubernur Khofifah mengatakan program ini akan mengajari anak-anak lebih berhemat dan menghindari budaya konsumtif.

"Masa depan anak-anak ini kan masih panjang. Dengan gemar menabung sejak dini, mereka bisa menghindarkan diri dari budaya konsumtif yang berlebihan dan hasil dari menabung ini manfaatnya bisa mereka rasakan ke depannya," kata Khofifah di gedung Jatim Expo saat memperingati HUT PGRI dan Hari Guru di Jatim Expo, Surabaya, Minggu (24/11/2019).

One Student One Account merupakan salah satu bentuk Aksi Pelajar Indonesia Menabung dalam implementasi Keppres No 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung. Melalui program ini, diharapkan setiap pelajar di Indonesia memiliki rekening, sehingga budaya menabung di lembaga jasa keuangan formal dapat dilakukan sejak dini.


Selain itu, gerakan One Student One Account ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap inklusi keuangan dan budaya menabung. Nantinya akan dilakukan perluasan akses layanan keuangan di seluruh wilayah Indonesia.

Melalui komitmen bersama ini, Pemprov Jatim beserta OPD akan menerbitkan surat edaran kepada seluruh kabupaten atau kota untuk mendorong masyarakat menabung di lembaga keuangan formal.

Kemudian, OJK Regional IV Jatim juga akan berperan aktif mendorong dan melakukan koordinasi untuk pelaksanaan program peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi pelajar SMP dan SMA.

Sementara itu, Bank Jatim akan melakukan kegiatan edukasi keuangan dan kerja sama dengan pihak terkait dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi. Selain itu, membantu akses keuangan masyarakat Jatim pada lembaga keuangan melalui pembukaan rekening baru, khususnya bagi masyarakat yang belum memiliki akses keuangan.

Khofifah menyebut Pemprov Jatim, OJK Regional IV Jatim, serta Bank Jatim sepakat memprioritaskan Gerakan Jawa Timur menabung di kalangan pelajar melalui gerakan One Student One Account. Ketiga belah pihak juga akan menetapkan hari Rabu sebagai Hari Rajin Menabung (RABU) bagi kalangan pelajar di Jatim.

"Kami juga akan melibatkan pihak sekolah sebagai agen dari perbankan dengan memanfaatkan dukungan teknologi. Selain itu, kami akan melakukan monitoring dan evaluasi berkelanjutan untuk menyempurnakan Gerakan Jawa Timur Menabung ini," pungkasnya. (hil/fat)