Pengobatan Bocah Yatim Piatu Pengidap Kanker Ditanggung Pemkab Banyuwangi

Amir Baihaqi - detikNews
Jumat, 22 Nov 2019 12:13 WIB
Bocah pengidap kanker dan tumor (Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya - Sejak didiagnosis mengidap empat jenis kanker dan tumor, Muhammad Riqi harus bolak-balik mendapat perawatan di rumah sakit. Lalu dari mana seluruh biaya pengobatannya?

"Yang pertama dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang men-support total. LPM, Baznas juga ngasih, pemerintah desa juga ngasih. Baik itu secara biaya semua sudah ditanggung Pemkab Banyuwangi," kata Siti Layinah (35), pendamping Riqi, selama berobat di Surabaya saat ditemui detikcom di RSU dr Soetomo, Jumat (22/11/2019).

Menurut Siti, selama ini dia tidak pernah meminta atau menggalang dana biaya pengobatan Riqi. Meski begitu, ia mengakui memang ada sumbangan biaya dari berbagai komunitas dan itu pun dikelola secara bersama dan dicatat baik pengeluaran biaya maupun sumbangan yang masuk.


"Tapi saya sendiri tidak pernah meminta dana kepada teman-teman atau kepada komunitas-komunitas. Mungkin ada beberapa teman komunitas yang masuk ke kami. Itu bukan saya sendiri yang mengelola. Tapi saya ada juga Babinkabtibmas dan perwakilan BPD ada yang mengelola," terang perempuan yang juga Kepala Dusun Srampon, Banyuwangi, itu.

"Di situ juga ada catatan-catatan administrasinya, jelas pengeluaran atau pemasukannya. Biar itu tanggung jawab saya kepada donatur itu. Jadi sekali lagi saya tidak pernah menggalang dana untuk Adik Riqi. Tapi kalau ada yang menyumbang, kami persilakan," tandasnya.

Menurut Siti, Riqi menjadi yatim-piatu sejak ibu kandungnya, Nurhayati, meninggal. Sedangkan ayahnya diketahui meninggal sebelum Riqi lahir.


"Saya kurang tahu ayahnya, tapi almarhum Mbak Nurhayati (ibu Riqi) ini pernah ngomong ke saya, katanya Riqi ini sebelum dilahirkan bapaknya sudah meninggal," tuturnya.

Sebelum Nurhayati meninggal, Riqi dititipkan kepada Mbah Yuhaini, yang setiap bulan dibayar oleh ibunya. Lama-kelamaan, karena merasa tidak kuat membayar, ibu Riqi kemudian mengambil dan mengasuhnya.

Namun, karena merasa kasihan, Mbah Yuhaini tetap merawat Riqi meski tidak dibayar hingga Nurhayati meninggal. Kini Riqi diasuh oleh anak mantu Mbah Yuhaini, yakni Slamet Mariyono.


"Sekarang yang merawat (Riqi) mantu Bu Sumiyah, istri Pak Slamet Mariyono, anak Mbah Yuhani," tandas Siti. (fat/fat)