Menag Imbau ASN Tak Beri 'Jempol' pada Postingan Berbau Radikalisme

Menag Imbau ASN Tak Beri 'Jempol' pada Postingan Berbau Radikalisme

Andhika Dwi - detikNews
Kamis, 21 Nov 2019 19:48 WIB
Menag Fachrul Razi/Foto: Andhika Dwi
Menag Fachrul Razi/Foto: Andhika Dwi
Kediri - Aparatur Sipil Negara (ASN) yang suka menggunakan media sosial diimbau lebih hati-hati jangan sampai terpapar paham radikalisme. Tidak hanya akan diperiksa dan diberi sanksi, yang bersangkutan juga akan berhadapan dengan pihak berwenang sesuai hukum yang berlaku.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Agama Fachrul Razi, saat bersilaturahmi dengan sejumlah kiai sepuh di Ponpes Lirboyo dan Al Falah Ploso, Mojo, Kabupaten Kediri. Menurut Menag, di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo periode kedua, menangkal radikalisme menjadi salah satu prioritas.


"Telah terjadi kesepakatan antara 11 Menteri dan lembaga negara, bahwa PNS atau ASN akan menjadi garda terdepan memberikan dan meningkatkan wawasan kebangsaan, menangkal radikalisme," ucap Fachrul Razi di Ponpes Lirboyo Kediri, Kamis (21/11/2019).

Menag mengajak ASN untuk tidak mengunggah atau mem-posting video, berita dan berkomentar berbau radikalisme di media sosial. Bahkan ia memberikan contoh, ASN yang menyukai unggahan berbau radikalisme saja akan dipanggil, dibina dan dimintai keterangan mengenai maksud menyukai postingan tersebut.
Selanjutnya
Halaman
1 2